Jokowi Pastikan Ibu Kota Baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara

JAKARTAPresiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan lokasi ibu kota baru Republik Indonesia terletak di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Menurut Jokowi, biaya pemindahan ibu kota menelan biaya Rp 460 triliun. Salah satu alasan pemindahan ibu kota adalah beban yang ditanggung Pulau Jawa dan Jakarta.

Dalam keterangannya Jokowi memastikan bahwa Indonesia akan punya ibu kota negara yang baru di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Dipilihnya lokasinya ini berdasarkan atas pertimbangan : risiko bencana minimal, lokasinya yang strategis ditengah-tengah Indonesia, berdekatan dengan wilayah perkotaan yang sudah berkembang yaitu Balikpapan dan Samarinda, memiliki infrastruktur relatif lengkap dan telah tersedia lahan yang dikuasai pemerintah sebesar 180.000 hektar.

Sebelumnya, saat menyampaikan pidato kenegaraan pada sidang bersama DPD dan DPR, 16 Agustus 2019 , Jokowi telah meminta izin kepada anggota DPD dan DPR, sesepuh, tokoh bangsa, dan terutama seluruh rakyat Indonesia untuk memindahkan ibu kota negara ke Pulau Kalimantan.

“Ibu kota bukan hanya simbol identitas bangsa, tetapi juga representasi kemajuan bangsa, serta untuk mewujudkan pemerataan dan keadilan ekonomi,” katanya. (*)

 

Berita Terkait