Kampanyekan Ayo Olahraga! Pemkab Cirebon Beri Penghargaan Atlet dan Insan Peduli Olahraga

Sekda Kabupaten Cirebon Drs H Rahmat Sutrisno MSi (kiri) memberikan penghargaan kepada wartawan olahraga Radar Cirebon Tatang Rusmanta pada peringatan Haornas ke-36 tahun 2019. FOTO: IST/RADAR CIREBON
Sekda Kabupaten Cirebon Drs H Rahmat Sutrisno MSi (kiri) memberikan penghargaan kepada wartawan olahraga Radar Cirebon Tatang Rusmanta pada peringatan Haornas ke-36 tahun 2019.FOTO: IST/RADAR CIREBON

CIREBON–Pemerintah Kabupaten Cirebon memberikan penghargaan kepada atlet berprestasi dan insan peduli olahraga dalam upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-36. Kegiatan berlangsung di Lapangan Ranggajati, Sumber, Selasa pagi (10/9), dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon Drs H Rahmat Sutrisno MSi.

Sejumlah atlet andalan Kabupaten Cirebon dipanggil untuk menerima penghargaan tersebut, dari kelompok pelajar maupun umum. Juga atlet penyandang disabilitas. Mereka adalah para pejuang olahraga yang telah mengharumkan nama daerah di kejuaraan tingkat nasional dan internasional. Pemerintah juga mengundang praktisi lainnya, mulai dari guru olahraga, wartawan, hingga pengusaha.

Para atlet yang mendapat penghargaan tersebut adalah Dhendy Khristanto (biliar), Ali Nurrahman (menembak), Agus Supratman (atletik), Gita Audrey Juita (pencak silat), Ade Tokun (gulat), Brilian Ardan Nugraha (drum band), Erna Nuryanti (atletik), Rico Adi Saputra (renang), Bintang Caesar Maulana (karate), Ahmad Fauzan (tenis lapang), Fifi Nafsiatun Nurul Fadilah (catur), Syahrudin (NPCI) dan Arief Setiawan (NPCI).

Di samping itu, penghargaan juga diberikan kepada bank bjb Cabang Sumber sebagai BUMD peduli olahraga, Mahkota Sport (pengusaha peduli olahraga), H Tb Dade Firdaus MM (guru olahraga SMKN 1 Lemahabang sebagai insan tenaga keolahragaan), serta Tatang Rusmanta (wartawan olahraga peduli olahraga dari harian umum Radar Cirebon).

Rahmat Sutrisno mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap kiprah para pelaku olahraga, baik dari kalangan atlet maupun tokoh publik lain yang peduli terhadap kemajuan Kabupaten Cirebon. “Pemerintah mengapresiasi perjuangan dan kerja keras mereka dalam memajukan olahraga,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat juga menyerukan slogan “Ayo Olahraga!”. Dia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Cirebon mendukung penuh kebijakan nasional dalam pembangunan masyarakat yang unggul dan berdaya saing. Salah satunya, lewat program pemasalan olahraga.  “Kita juga berupaya mempersiapkan para atlet yang siap bersaing di level nasional dan internasional. Juga mengkampanyekan olahraga kepada masyarakat yang lebih luas,” imbuhnya.

Dari segi kelembagaan, Pemerintah Kabupaten Cirebon juga berencana mengubah Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) yang sudah ada. Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) akan dipisahkan. Saat ini sedang dilakukan kajian kelembagaan.

Targetnya, Bidang Pemuda dan Olahraga akan berdiri sendiri sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru di Kabupaten Cirebon pada tahun 2021 mendatang. “Supaya lebih fokus, Pemuda dan Olahraga kita pisahkan. Sehingga ke depan, pelaksanaan program dan kebijakan-kebijakan bisa lebih optimal,” jelas Rahmat.

Sebagai salah satu kepanjangan tangan pemerintah dalam pembinaan olahraga prestasi, KONI Kabupaten Cirebon menyambut baik rencana tersebut. Ketua Umum KONI Kabupaten Cirebon, Hengky Choernia mengungkapkan, daya dukung pemerintah adalah modal terbesar dalam pembangunan olahraga daerah. “Program dan kebijakan pemerintah sangat menentukan kemajuan prestasi olahraga,” kata Hengky.

KONI sendiri sudah merencanakan sejumlah agenda penting. Salah satunya menggelar kembali Pekan Olahraga Kabupaten Cirebon (Porkab) pada tahun 2020 mendatang. Di tahun ini, KONI berupaya keras memenuhi kebutuhan para atlet. Khususnya atlet-atlet berprestasi yang sudah menjadi aset nasional.

“Data-data atlet prestasi kita kumpulkan dalam database. Mulai tahun ini, meski dengan dana yang terbatas, kita sudah upayakan uang saku untuk membentengi mereka supaya tidak hijrah ke daerah lain,” ungkapnya. (ttr)

Berita Terkait