Kartini-Kartini Cirebon yang Menginspirasi (2)

Modal Nekat Bisnis Properti, Raih Penghargaan dari Perbankan

520
Pengusaha Properti Wachidah Silfiyanti. Foto:Adinda/Radar Cirebon

 

KARTINI masa kini yang juga jadi pengusaha adalah Wachidah Silfiyanti. Dan yang ditekuni adalah properti yang identik dengan pekerjaan laki-laki. Ibu tiga orang anak ini memberanikan diri untuk berbisnis di dunia properti Cirebon sejak tahun 2010.

Wanita yang akrab disapa Yanti ini mengatakan,  kesetaraan gender yang sekarang dinikmati kaum wanita tidak terlepas dari jasa Kartini.

Ia pun bersyukur karena diberi kesempatan untuk menikmati kesetaraan gender di masa kini. “Sekarang banyak perempuan yang karirnya berada di posisi atas, dari bidang apapun termasuk properti, karena setiap wanita punya kesempatan yang sama,” katanya, Kamis (20/4).

Yang terpenting, kata Yanti, di bidang apapun wanita berkarir, seorang wanita harus berpendidikan tinggi. Selain karena akan menjadi guru pertama untuk anak-anak, pendidikan juga menjadikan wanita itu punya pegangan untuk paham soal sosialisasi, berkomunikasi, dan sebagainya.

Seperti Yanti, yang akhirnya menerapkan ‘modal nekat’ untuk memberanikan diri berbisnis di dunia properti dengan modal Rp150 juta. Waktu itu, ia mendapat tawaran untuk memborong membeli tanah seluas 5000 m2. “Pada saat itu harga tanah per meternya masih Rp30 ribu, ya sudah saya beli langsung dan dijadikan 50 unit rumah,” kenangnya.

Proyek pertama waktu itu adalah Taman Pelangi Kejuden dan langsung mendapat respons positif dari masyarakat Cirebon. Secara pribadi, Yanti tidak menyangka ternyata proyek tersebut laris manis hingga muncul proyek-proyek berikutnya.

Mulai dari Villa Pelangi, Telaga Pelangi, Puri Pelangi, Permata Pelangi, Taman Intan, Taman Salsabila, Taman Hasna Pamengkang, Pabuaran Regency, Artha Pamijahan, Taman Sakura Arjawinangun, Taman Cherry, Verona Hills, dan sebagainya.

Yanti menilai, prospek bisnis properti di Cirebon sangat besar. Terutama rumah-rumah subsidi. Perusahaannya pun banyak mendapat penghargaan dari perbankan karena menjadi developer yang penjualannya terbanyak.

“Alhamdulillah penghargaan-penghargaan yang kami terima dijadikan motivasi untuk terus berkembang dan menjaga kepercayaaan,” ujarnya. (nda)