oleh

Kekeringan Landa Malaysia

-Internasional-9 views

KUALA LUMPUR – Malaysia tengah dilanda musim kekeringan cukup mengkhawtirkan. Hal ini, membuat pemerintah negeri Jiran terpaksa menjatah aliran air bagi sekitar 150 warga di Johor.

Komisi Layanan Air Nasional (SPAN) mengatakan, bahwa penjatahan ini karena Malaysia sedang dilanda cuaca panas dan kekurangan hujan selama dua pekan belakangan.

“Skema penjatahan ini akan berlaku selama satu bulan. Selama skema berlaku, SPAN akan mengalirkan air selama 36 jam. Setelah itu, aliran air akan diputus dalam 36 jam selanjutnya,” demikian keterangan SPAN yang dikutip Channel NewsAsia, Rabu (4/9)

Keputusan ini diambil setelah pada akhir pekan lalu, Jimmy Puah Wee Tse selaku Ketua Komite Utilitas, Investasi, dan Perdagangan Internasional Johor mengatakan, bahwa ketinggian air di bendungan Machap mencapai 14,45m, di bawah titik kritis yaitu 14,84m.

Menurutnya, bendungan itu sendiri harus menyalurkan air ke instalasi pengolahan air Simpang Renggam.

SPAN melaporkan, bahwa saat ini sebenarnya bukan hanya Johor yang kekurangan pasokan air, tapi juga Lebam, Upper Layang, dan Pulai.

Namun, ketiga negara bagian itu masih mendapatkan pasokan air bersih dari bendungan-bendungan di sekitar daerah mereka. (der/fin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed