Kepergok Nyolong di Pasar Tagalgubug, Dikepung Warga, Maling Bonyok Dibogem

Motor Honda bebek 70 tanpa nopol milik pelaku masi diamankan di mapolsek Arjawinangun. FOTO:CECEP NACEPI / RADAR CIREBON
Motor Honda bebek 70 tanpa nopol milik pelaku masi diamankan di mapolsek Arjawinangun.FOTO:CECEP NACEPI / RADAR CIREBON

CIREBON-Pria berinisial AA (29) warga Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon harus mendekam di penjara dengan kondisi babak belur. Bogem warga masih membekas di wajah. Motor berjenis Honda 70 miliknya juga masih ditahan polisi. Semua itu, karena AA terpergok korbannya saat sedang mencuri di salah satu kios Pasar Sandang Tegalgubug.

Informasi yang dihimpun Radar Cirebon, aksi percobaan pencurian yang dilakukan AA terjadi pada Sabtu malam (16/2) sekitar pukul 22.30 WIB, di toko milik H Lukman (51) warga Desa Tegalgubug. Pelaku bersama temannya naik ke plafon toilet umum, yang kemudian turun ke toko milik H Lukman.

Apes, baru sampai di ruang kasir, pelaku keburu ketahuan oleh Lukman yang saat itu sedang berada di toko. Lukman yang mengetahui ada maling langsung teriak meminta tolong satpam Pasar Tegalgubug. Terang saja, kejadian tersebut langsung menyita perhatian warga sekitar yang sedang geram dengan maraknya aksi maling.

Pelaku yang sudah dikepung oleh masyarakat tak perdaya. AA berhasil diamankan dan menjadi bulan- bulanan massa. Bogeman mentah, tak terhindarkan mendarat di wajah dan tubuh.  Sedangkan satu pelaku lainnya, berhasil melarikan diri.

Untungnya, AA berhasil digiring ke pos satpam. Tidak lama kemudian, polisi datang ke lokasi kejadian. Untuk menghindari amukan masyarakat Polsek Arjawinangun mengubungi Dalmas Polres Cirebon Kabupaten untuk mengamankan pelaku.

Kapolsek Arjawinangun AKP Sukhemi mengatakan aksi pelaku termasuk curat, karena sudah mencongkel dengan merusak plafon yang kemudian masuk dalam kios milik Lukman.

“Belum ada barang bukti yang diambil pelaku, karena keburu kepergok korbannya. Pelaku masuk dalam percobaan pencurian dengan pemberatan (curat), karena merusak plafon untuk masuk,” paparnya. (cep)