Kontroversi Iklan Bendungan Jokowi di Bioskop

Iklan bendungan Jokowi (Youtube Jokowi)

Keberadaan iklan pemerintah di bioskop menjadi bahan perbincangan warganet. Pariwara yang dimaksud memuat capaian pembangunan bendungan yang sudah dilakukan pemerintah beberapa tahun terakhir.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding menganggap wajar keberadaan iklan pemerintah di bioskop. Menurut Karding, iklan di bioskop yang menampilkan Jokowi bukan termasuk kampanye.

“Suatu kewajiban pemerintah itu melaporkan dan sosialisasikan kinerjanya. Coba bayangkan kalau pemerintah saja sudah dilarang untuk sosialisasikan kinerjanya? Itu sudah bahaya. Karena masyarakat perlu tahu apa yang Anda lakukan sudah dipilih jadi pemimpin,” ujar Karding di Kantor TKN Jokowi-Ma’ruf, Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Sementara, Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon menanggapi keberadaan iklan di bioskop itu. Melalui akun Twitter-nya,

Sedangkan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengaku hanya menjalankan tugas dengan memasang iklan hasil kinerja pemerintah, yang disertai kutipan Presiden Joko Widodo di bioskop.

“Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menjalankan tugas sebagai humas pemerintah (Goverment Public Relation),” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kemenkominfo RI Ferdinandus Setu melalui keterangan yang diterima pada Rabu, 12 September 2018.

Ada pun, menurut Ferdinandus, tugas yang dimaksud tercantum pada Undang-undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara, Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2015, serta Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2015. Dasar-dasar hukum itu mengatur Kemenkominfo selalu berupaya menyampaikan program, kebijakan, kegiatan dan capaian, baik yang sudah, sedang, dan akan dilakukan pemerintah kepada publik melalui berbagai saluran.

“Saluran itu termasuk melalui iklan layanan masyarakat,” ujar Ferdinandus.

Iklan kontroversian tersebut memperlihatkan proses pembangunan sejumlah bendungan diikuti dengan testimoni seorang petani tentang manfaat bendungan itu. Video lalu ditutup dengan kutipan dari Jokowi.

“Membangun bendungan akan menjamin produksi pangan kita di masa depan karena kunci ketahanan pangan adalah ketersediaan air,” demikian tulisan dengan nama ‘Presiden Joko Widodo’ di bawahnya.

Kutipan itu juga diikuti dengan tagar MENUJUINDONESIAMAJU di bawahnya. Kemudian, muncul logo Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebagai penyedia iklan layanan masyarakat. (*)