oleh

KPU Indramayu Ajukan Rp 74 Miliar untuk Pilkada 2020

INDRAMAYU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indramayu mengajukan anggaran pilkada 2020 sebesar Rp 74 miliar. Anggaran itu meningkat sekitar Rp28 miliar dibanding dengan pilkada sebelumnya, sebesar Rp 46 Miliar.

Ketua KPU Indramayu Ahmad Toni Fatoni mengatakan, kenaikan anggaran yang cukup besar itu diantaranya karena ada aturan PKPU terkait penganggaran alat peraga kampanye (APK) yang harus disediakan oleh KPU untuk pasangan calon. Belanja pegawai, pengadaan logistik yang lebih besar serta jumlah badan adhock yang bertambah.

“Ada beberapa nomenklatur anggaran yang harus perlu disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan yang ada dibanding pilkada sebelumnya. Anggarannya murni dari hibah daerah, tidak ada dari sumber lain berhubung tidak ada alokasi bantuan dari pemerintah provinsi maupun pusat,” terangnya.

Sementara itu, KPU juga sudah merilis draf tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 dimulai pada November 2019. Tahapan pelaksanaan pilkada akan berlangsung selama sekitar satu tahun diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat sekaligus pendaftaran pemantau pemilihan.

Pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) dimulai 1 Januari sampai 21 Maret 2020. Sedangkan pendaftaran pasangan calon dijadwalkan pada pertengahan bulan Juni 2020. Sedangkan untuk masa kampanye ditetapkan pada 11 Juli-19 September 2020.

KPU RI sendiri telah memastikan hari H pemungutan suara Pilkada Serentak dilakukan pada Rabu, 23 September 2020. Alasannya, untuk meneruskan tradisi pencoblosan di Indonesia yang selalu dilakukan pada hari Rabu.

Ahmad Toni Fatoni menjelaskan, tahapan Pilkada disesuaikan dengan Peraturan KPU Nomor 15 tahun 2019 tentang, Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelanggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020.

Kabupaten Indramayu sendiri menjadi satu dari 8 Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang akan melaksanakan Pilkada Serentak pada 23 September 2020 mendatang.  “KPU Indramayu siap melaksanakan seluruh tahapan penyelenggaraan Pilkada Indramayu tahun 2020,” jelasnya.

Dijelaskan Ahmad Fatoni, sesuai dengan surat edaran dari KPU RI, progres tahapan pilkada sejatinya dilaksanakan mulai 1 Oktober 2019 dengan penandatangan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dari Pemkab Indramayu kepada KPU.

Berdasarkan surat edaran itu, anggaran untuk pelaksanakan tahapan Pilkada harus dicairkan maksimal 15 hari setelah NPHD. Saat ini, NPHD masih dalam proses di Tim Penganggaran Daerah (TPD) Sekretariat Daerah Indramayu. (kho)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed