Kuncen Baru Nyi Mas Ratu Kejaksan Itu Diarak dengan Pengawalan Ketat

1461
DIARAK: Sukani, Kuncen Kramat Nyi Mas Ratu Kejaksan disahkan dan diarak dengan pengawalan ketat, Rabu sore (10/2). Foto: cecep/radarcirebon.com

SUSUKAN –  Sudah 20 tahun masyarakat Desa Ujunggebang, Kec Susukan, Kab Cirebon menginginkan ada pergantian Kuncen Makam Kramat Nyi Mas Ratu Kejaksan yang ada di desanya. Sampai akhirnya, waktunya telah tiba, setelah selama 7 hari ada kekosongan posisi Kuncen.

Tidak sedikit warga Desa Ujunggebang yang ingin jadi Kuncen Kramat. Dari yang ekonomi lemah, sampai warga sudah mapan. Tetapi semua tergantung keputusan Kuwu Ujunggebang, Kasudin  untuk memilih sosok yang dianggap paling bisa.

Warga tergiur untuk menjadi Kuncen Kramat karena beberapa hal. Salah satunya karena pemasukan dari pengunjung ke tempat ziarah itu cukup menggiurkan. Selain itu bisa mengelola aset yang dimiliki Buyut Nyi Mas Ratu Kejaksan seperti sawah 1 hektar Siberkat dan 1,5 hektar sawah Dalang, dengan  total ada 2,5 hektar sawah.

Dan, Kuwu Ujunggebang akhirnya memilih satu orang saja untuk menjadi penjaga atau kuncen makam kramat itu. Dia adalah Sukani, salah satu warganya dari kalangan ekonomi lemah, bahkan tidak punya apa-apa.

“Setelah meminta masukan dari masyarakat, banyak masyarakat yang menginginkan Pak Sukani untuk menjadi Kuncen,” kata Kasudin kepada radarcirebon.com.

Pengesahan dan pengarakan Sukani menjadi Kuncen dilakukan Rabu sore (10/2), dengan pengamanan yang cukup ketat dari Polsek Susukan dan Koramil setempat. Ini karena tidak sedikit warga yang menginginkan posisi Kuncen itu.

Bagi Kuwu Kasudin,  mengangkat Sukani adalah tugas terberat dipikulnya,  karena banyak ancaman dari luar. “Bisa saja nyawa saya jadi taruhannya, tetapi ini sudah keinginan masyarakat Desa Ujunggebang. Selain itu Sukani adalah keturunan asli Nyi Mas Ratu Kejaksan,” tegasnya. (cecep)

 

BAGIKAN