Lamer Jatiwangi Masih Dibiarkan Mati

1438
TRAFFIC LIGHT: Lampu merah di perempatan Jatiwangi mati dan membahayakan pengguna jalan, kemarin (10/1). FOTO: ALMUARAS/RADAR MAJALENGKA

JATIWANGI – Sudah sebulan terakhir lampu merah di perempatan Jatiwangi mati dan membahayakan pengguna jalan. Warga Desa Cicadas Kecamatan Jatiwangi, Faruk Hidayat menyatakan prihatin selama sebulan lampu merah di perempatan Jatiwangi tidak berfungsi.

Menurut Faruk, jalan raya Jatiwangi merupakan jalan provinsi yang utama dan sangat vital menghubungkan Cirebon dengan Bandung. Dengan matinya lampu merah   yang cukup lama tersebut, mengakibatkan para pengguna jalan terancam keselamatannya. Apalagi tidak setiap saat petugas polisi siaga di lokasi tersebut.

“Kami berharap agar pihak terkait segera memperbaiki jaringan lampu merah yang sudah sebulan ini mati terus,” harap Faruk.

Keluhan serupa dilontarkan seorang pengguna jalan asal Kelurahan Cijati Kecamatan Majalengka, Asep Wanda SPdI. Mantan aktivis HMI ini menyayangkan matinya lampu merah di perempatan Jatiwangi sehingga sangat membahayakan penggguna jalan. “Saya nyaris tabrakan karena lampu mati di perempatan Jatiwangi, kami berharap pihak terkait yang bertanggung jawab segera memperbaikinya. Apalagi jalur tersebut merupakan jalan provinsi,” kritik Asep.

Dari pantauan Radar, Selasa (10/1) tidak sedikit kendaraan yang nyaris tabrakan lantaran lampu merah di perempatan jalan Jatiwangi Square dan Lanud Sukani tersebut mati. (ara)

 

 

BAGIKAN