Larang Ikut Aksi 112, Kapolres Imbau Warga Panjatkan Doa

Kota Cirebon
AKBP Adi Vivid Agusetiadi Bachtiar

CIREBON – Kapolers Cirebon Kota, AKBP Adi Vivid Agusetiadi Bachtiar SIK MHum MSM mengimbau, masyarkat Kota Cirebon untuk tidak ikut aksi 112 di Jakarta, Sabtu mendatang.

Adi mengatakan, jika pun ada masyarkat yang berangkat, dirinya melarang untuk membawa benda-benda yang berbahaya atau benda yang berpotensi dapat mecelakakan orang lain.

“Semua sudah mengimbau untuk tidak berangkat. Namun demikian, kita tidak bisa melarang mereka yang ingin berangkat. Tapi, mohon maaf jika ada yang berangkat kami akan periksa dulu, untuk memastikan tidak membawa benda yang berbahaya,” jelas Adi.

Adi meminta kepada masyarkat Kota Cirebon cukup memanjatkan doa, agar semuanya berjalan dengan baik dan lancar. “Kalau kita bicara doa dan dukung mendukung, di mana pun bisa. Dari rumah juga bisa, kemudian berdoa istighotsah juga bisa,” ujar Adi.

Lebih dari itu,  lanjut Adi, informasi sementara di Jakarta, belum ada surat tanda terima pemberitahuan (STTP) untuk melaksankan aksi demo. “Jadi Polda Metro Jaya belum mengeluarkan itu. Artinya, tidak ada unjuk rasa atau pun demo di Jakarta pada 11 Februari 2017,” jelas Adi.

Adi menambahkan, pihaknya sedang melakukan pendataan, siapa saja masyarkat Kota Cirebon yang akan berangkat. Selain itu, sampai dengan detik ini, pihaknya juga sedang melakukan upaya penghalangan, untuk meminimalisir masyarakat yang akan ikut aksi tersebut. “Untuk titik keberangkatan kemungkinan ada satu tempat. Kalau pengalaman-pengalaman yang kemarin di Masjid Attaqwa,” kata Adi. (fazri)