Maling Kotak Amal di Masjid Al-Hidayah Desa Tegalkarang Terekam CCTV

Insiden 24 jam
KOTAK-AMALAnang Ciptadi memperlihatkan rekaman CCTV saat pelaku mengambil uang dari kotak amal Masjid Al-Hidayah Desa Tegalkarang. Inset: wajah pelaku cukup jelas terekam kamera CCTV.ADE GUSTIANA / RADAR CIREBON

CIREBON–Pencurian uang di kotak sumbangan untuk masjid terekam kamera CCTV. Peristiwa tersebut terjadi di Masjid Al-Hidayah Desa Tegalkarang, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon,  (7/11).

Awal kejadian diketahui sekitar pukul 15.30 oleh Muhammad Ali selaku marbot di masjid tersebut. Melihat kondisi kotak amal yang sudah tidak tergembok, sontak pria yang kerap disapa Muali tersebut kaget bukan kepalang. Dia melaporkan kejadian itu kepada Ayip Ahmad selaku perangkat Desa Pegagan. Kebetulan pada saat yang sama Ayip sedang ada keperluan di Masjid Al-Hidayah untuk mengambil sesuatu.

“Dia (Ayip Ahmad, red) telefon saya, kemudian saya bersama Muali dan Pak Ayip langsung mengecek kamera CCTV. Setelah itu baru diketahui pelaku melakukan aksinya pada pagi hari saat kondisi masjid sedang sepi,” terang Anang Ciptadi, selalu Ikatan Remaja Masjid (IRM) Al-Hidayah saat memperlihatkan rekaman CCTV kepada Radar Cirebon.

Diketahui, pencurian itu dilakukan pagi hari pukul 06.56 di kotak amal yang posisinya berada di belakang masjid, berdekatan dengan toilet wanita. Terlihat pada kamera CCTV pelaku berusia sekitar 20 tahun dengan ciri-ciri fisik kulit sawo matang, rambut cepak, mengenakan celana training berwarna hitam bertuliskan Adidas dan memakai kaus dibalut jaket.

Pelaku melancarkan aksinya dengan membobol gembok kotak amal yang kemudian gembok tersebut di kantonginya. Setelah berhasil menjebolnya, beberapa kali pelaku menguras isi kotak amal tersebut dan masuk ke dalam toilet wanita untuk menyembunyikan hasil dari jarahannya itu. “Sebanyak 3 kali dia mengambil uang di kotak amal. Setiap kali mengambil, dia (pelaku, red) masuk ke dalam toilet untuk menyembunyikan uangnya di balik jaket,” terang Anang.

Kisaran uang yang diambil pelaku sebesar Rp500 ribu, dan pada saat itu kotak sedang penuh karena sudah lama tidak dibuka. Meski sempat beberapa kali melihat kamera CCTV, pelaku tetap meneruskan niatnya tanpa ada khawatir aksinya diketahui orang. “Padahal sudah dua kali matanya melihat kamera, tetap dia ambil juga,” kata Anang.

Sementara itu, Kadisa yang merupakan DKM Masjid Al-Hidayah mengaku, kejadian pencurian di masjid yang tergolong baru direnovasi itu sudah dilakukan dua kali dan terekam kamera CCTV masjid. “Sudah dua kali pasca direnovasinya masjid. Pertama pelaku tukang rongsok dan mengambil berikut kotak amalnya juga,” terang Kadisa. (ade-mg)