Man City vs Wolverhampton Wanderers, Pawang Serigala

manchester-city-wolverhampton
Ilustrasi.

MANCHESTER – Wolverhampton Wanderers mencatatkan hasil sensasional melawan klub raksasa Premier League musim ini. Namun, bagaimana laga kontra Manchester City?

Mungkin saja akan berbeda. Itu karena City ibarat pawang bagi Sang Serigala, julukan Wolverhampton. Sejak menang 3-2 pada Desember 1979, kandang City sudah seperti neraka bagi Wolves. Dari enam pertandingan di Kota Manchester menghadapi Wolves, City memenangkan lima laga.

Selain itu, fakta statistik Opta memperlihatkan, tim promosi memang menjadi mangsa empuk The Sky Blues, julukan City. City tidak terkalahkan dalam 34 pertandingan kandang mereka di Premier League melawan tim yang baru dipromosikan seperti halnya Wolves musim ini.

Penampilan beringas pasukan Josep ‘Pep’ Guardiola yang mencetak 16 gol ke gawang Rotherham dan Burton Albion di ajang Piala FA serta Carabao Cup, Raheem Sterling dkk semakin di atas angin. Mereka menjadi favorit mutlak pada laga pekan ke-22, dini hari nanti WIB.

Kendati demikian, Guardiola memilih tetap menghormati tamunya yang sudah mengalahkan Tottenham Hotspur, Chelsea, dan Liverpool itu. Menurut eks pelatih Barcelona tersebut, Wolves sudah tampil hebat sepanjang musim, dan butuh performa terbaik untuk menaklukkannya.

“Mereka kuat secara fisik. Melakukan serangan balik yang baik. Mereka bertahan dengan baik dan punya kedalaman. Mereka mengendalikan banyak area,” kata Pep dikutip Sky Sports.

Tuan rumah sudah bisa memainkan Sergio Aguero di laga ini setelah sembuh dari sakit. Akan tetetapi, bomber Argentina itu kemungkinan akan memulai laga dari bangku cadangan. “Dia sakit tepat setelah melawan Liverpool,” jelas Pep.

Dengan begitu, Gabriel Jesus yang mencetak empat gol ke gawang Burton pada leg pertama babak semifinal Carabao Cup, akan kembali menjadi starter bersama Raheem Sterling dan Leroy Sane. Selain itu, Kevin De Bruyne juga bakal turun sejak menit awal di sektor tengah.

Wolves yang kalah tujuh kali dari delapan pertandingan terakhir mereka di liga, memilih merendah jelang duel. Nuno Espirito Santo, tanpa problem cedera dan sanksi, mengaku, Pep adalah pelatih hebat yang sulit dikalahkan.

“Dia telah mencapai banyak hal. Gagasannya tentang permainan itu luar biasa. Kami semua mengaguminya,” tegas Nuno dikutip Manchester Evening News.

City yang ada di posisi kedua dengan poin 50, sejauh ini tertinggal tujuh angka di belakang Liverpool. Makanya, kemenangan atas Wolves menjadi harga mati. Sebaliknya, Wolves butuh poin untuk bisa naik ke zona Eropa. (amr)

Yuk! Baca Juga, Berita Terkaitnya

Terkini Lainnya