Mendikbud Bantu Rp 25 Juta ke Peserta Karnaval Bercadar, TK Kartika V 69 Kodim 0820 Probolinggo

Peserta karnaval TK Kartika V 69 Kodim 0820 Probolinggo yang memakai cadar dan membawa senjata mainan (Istimewa)

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy memberikan uang Rp 25 juta kepada TK Kartika V 69 Kodim 0820 Probolinggo. Sekolah tersebut menjadi perbincangan usai video siswanya memakai cadar dan membawa senjata mainan saat karnaval tersebar viral di jagat maya.

Informasi yang didapat dari Jawa Pos Radar Bromo (Jawa Pos Group) bantuan Rp 25 juta itu diberikan langsung oleh Muhadjir kepada yayasan, Minggu (19/8). TK tersebut berada di bawah naungan Kodim 0820 Probolinggo.

Muhadjr memastikan bahwa bantuan itu bukanlah hadiah. “Ini bukan hadiah setelah ada kasus ramai-ramai. Tetapi untuk memotivasi agar TK lebih berkembang,” ungkapnya.

Dia meminta agar pihak yayasan tetap bersemangat untuk menggelorakan pendidikan sejak usia dini. Dia mengapresiasi TK Kartika V 69. Menurutnya, secara umum sekolah tersebut sudah representatif.

“Kami dorong agar TK ini lebih berkembang. Ditambah muridnya, termasuk dari kalangan tidak mampu. Jangan dari kalangan berduit saja,” imbuhnya.

Soal sanksi terhadap TK, Muhadjir menyerahkan hal itu sepenuhnya kepada Kadiknas Kota Probolinggo. “Tapi kalau saya, peringatam saja sudah cukup. Tidak ada unsur yang mengarah kepada paham-paham berbahaya,” lanjut Muhadjir.

Seperti diberitakan sebelumnya, jagad maya dihebohkan dengan kemunculan video karnaval siswa TK di Probolinggo, Sabtu (18/8). Salah satu pesertanya memakai pakaian bercadar serba hitam sambil menenteng senjata mainan.

Kebanyakan warganet menilai, kostum tersebut tidak semestinya dikenakan kepada anak-anak. Terlebih karnaval tersebut digelar dalam rangka HUT RI ke-73.

(did/JPC)