Mengenal Lebih Dekat Yadi Supriyadi, Pelaku Penusukan Santri Husnul Khotimah

YADI-SUPRIADI-KANAN
Yadi Supriyadi alias Acil (kanan) dan Rizki Mulyono alias Nono, pelaku pelaku penusukan dan perampasan hingga korban berujung maut di Jalan Cipto Mangunkusumo Dan Jalan Kesambi Kota Cirebon, Jumat (6/9) malam. Foto: Istimewa

CIREBON – Pasangan suami istri (pasutri) itu tak tahu kalau putra mereka, Yadi Supriyadi alias Acil, membunuh orang dan ditahan polisi. Keluarga itu tinggal di Jl Nelayan, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Sang ayah diketahui sebagai pengepul barang bekas. Ia biasa berkeliling untuk mengayuh gerobak dan mencari barang bekas, meski kini mulai jarang dilakukan karena kakinya sudah mulai tak kuat melangkah.

Ditemui Radar Cirebon, pasutri ini mengatakan sang anak, Yadi Supriyadi, tidak mempunyai pekerjaan tetap alias pengangguran. Yadi juga tidak tamat sekolah dasar (SD).

Baca:

Sehari Setelah Penusukan Maut Santri Husnul Khotimah, Pelaku Tertangkap dan Didor

Innalillahi, Santri Ponpes Husnul Khotimah Tewas Ditikam Preman Bertato

Inilah Identitas Dua Pelaku Penusukan Santri Husnul Khotimah

Tidak Hanya Santri Husnul Khotimah, Malam Kejadian Tersangka Sasar Korban Lainnya

Saat Radar Cirebon berkunjung, tampak keduanya masih bertanya-tanya. “Ada apa dengan anak saya? Ke mana dia? Dari semalam belum pulang,” tanya sang ibu kepada Radar Cirebon sekitar pukul 11.00 WIB siang, Minggu (8/9).

Ya, rupanya mereka belum mengetahui perihal kasus pembunuhan yang melibatkan Yadi Supriyadi yang merupakan anak bungsu dari tujuh bersaudara itu. Yadi kini meringkuk di Mapolres Cirebon Kota dengan hadiah timah panas di kaki saat hendak melarikan diri ketika akan ditangkap.

Sang ayah mengatakan, ketika di rumah, Yadi tak memiliki gelagat aneh. Layaknya pemuda pada umumnya. Makan, main, tidur. Ya, maklum saja putranya belum memiliki pekerjaan tetap.

Halaman: 1 2

Berita Terkait