Menikmati “Objek Wisata” Jeglungan Sewu (2/habis)

MELINTAS. Jalan Poros Suranenggala menuju Panguragan yang jadi objek wisata jeglungan sewu.FOTO:CECEP/RADARCIREBON.COM

Belasan Tahun Dibiarkan Rusak, Lubang Jalan Ditutup Sirtu Pakai Dana Pribadi

ULAH  kreatif warga sempat dalam menyalurkan protes atas jalan rusak parah yang mendadak viral di dunia maya itu membuat simpati warga. Namun, Jalan Poros Suranenggala menuju Panguragan yang belasan tahun mengalami rusak parah itu belum juga mendapat perhatian pemerintah setempat.

“Memang, sudah belasan tahun jalan dibiarkan rusak dan tidak diperbaiki hingga sekarang ini . Upayanya hanya tambal sulam saja sehingga wajar saja bila kondisi jalan sudah tidak rata lagi namun dipenuhi lubang kecil maupun besar,” kata Khanafi, salah seorang warga Penguragan yang sehari-hari melintasi jeglungan sewu .

Sementara itu,  Kuwu Desa Suranenggala Kidul, Cholid mengatakan, dirinya juga sudah merasa gerah dan kesal dengan tidak adanya perbaikan di jalan tersebut.

Padahal, katanya, jalan itu sudah rusak lebih dari 13 tahun yang lalu sebelum dirinya menjadi kuwu. Sehingga, dirinya juga melakukan beberapa upaya untuk mengatasi banyaknya lubang di jalan tersebut itu.

“Kami sekarang ini sudah melakukan upaya dengan menutup jalan berlubangnya dengan sirtu (pasir dan batu) dari dana pribadi saya.  Itu tidak akan bertahan lama karena dengan adanya curah hujan yang tinggi membuat sirtu cepat hilang dengan sendirinya. Saya minta Pemkda segera melakukan perbaikan jalan utama ini,” pungkas Cholid. (cecep)

Berita Terkait