24 Rutilahu dan 7 Rumah di Kasugengan Kidul Memprihatinkan
DEPOK - Potret kehidupan masyarakat miskin yang menghuni rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Cirebon masih tersebar dimana-mana. Salah satunya seperti terlihat di Desa Kasugengan Kidul (Kasdul) Kecamatan Depok.
Data koran ini, sedikitnya ada 24 rumah tidak layak huni di desa tersebut. Dari jumlah itu, 7 rumah di antaranya sudah sangat memprihatinkan. Ketujuh rumah yang mendesak untuk segera diperbaiki tersebut terdapat di Blok Watukruyu sebanyak 1 unit, Blok Ketapean 1 unit, Blok Sidoporno 1 unit, Blok Melayon 1 unit, dan Blok Pecung Kulon sebanyak 3 unit.
Imi, salah seorang pemilik rutilahu di Blok Pecung Kulon mengatakan, keluarganya tak mampu lagi menyisihkan uang untuk memperbaiki rumahnya yang berlantai tanah tersebut. “Kalau musim hujan ya kehujanan, karena ada sebagian atapnya sudah tidak ada gentengnya, “ kata ibu tiga anak tersebut kepada koran ini, kemarin (8/2).
Dia berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon memperhatikan nasibnya dengan segera mengalokasikan dana bantuan rutilahu.
Sementara itu, Kuwu Desa Kasugengan Kidul, Nuryanto saat dikonfirmasi Radar membenarkan wilayahnya masih terdapat banyak warga yang tinggal di dalam rumah tidak layak huni. “Tahun lalu kita sudah coba ajukan, dan baru mendapat bantuan untuk satu unit rumah. Dan rencananya tahun ini kami akan ajukan lagi untuk sekitar lima unit rumah, “ ujar pria berkumis itu.
Dikatakan, faktor himpitan ekonomi menjadi salah satu penyebab banyaknya warga setempat yang tidak memprioritaskan rehabilitasi tempat tinggal. “Ibaratnya untuk makan saja susah, apalagi mikirin rehab rumah. Untuk itu kami sangat berharap agar Pemkab Cirebon tahun ini dapat merealisasikan kembali bantuan rutilahu untuk warga kami,” imbuhnya. (dik)


