Minat Pelajar Lestarikan Tari Topeng Tinggi

KURSUS SINGKAT: Aerli dan Edi Topeng dari Yayasan Tari Topeng Mimi Rasinah menggelar pelatihan singkat kesenian tari topeng kepada para pelajar di SMKN 1 Sukra, Rabu (25/10).FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Minat para pelajar di Indramayu melestarikan kesenian tari topeng tergolong tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya pelajar yang mengikuti kursus maupun pelatihan di sanggar Yayasan Tari Topeng Mimi Rasinah.

Mengusung program Pendidikan Karakter dan Pelestarian Topeng Indramayu Berbasis Kerarifan Budaya Lokal menjadikan tari topeng sebagai salah satu kesenian tradisional yang terus dikembangkan dengan mengajarkan kepada anak-anak sekolah.

“Minat anak-anak sekolah sangat tinggi dalam upaya pelestarian tari. Saya yakin ke depannya tidak hanya dikenal sebagai kota mangga. Tapi juga Kabupaten Indramayu memiliki ikon sebagai kota tari topeng,” kata ketua Yayasan Tari Topeng Mimi Rasinah, Edi Supriyadi, kepada Radar Indramayu di SMKN 1 Sukra, Rabu (25/10) .

Menurut pria yang akrab disapa Edi Topeng ini, sudah ribuan murid yang belajar di Sanggar Tari Topeng Mimi Rasinah. Mayoritas para pelajar mulai TK, SD, SMP, SMA sederajat sampai mahasiswa.

Selain seni tari, yayasan yang dipimpinnya menjalankan berbagai program. Beberapa di antaranya latihan dan privat tari topeng, pelatihan gamelan, pendirian pusat kerajinan topeng, pementasan tari topeng, serta pelatihan tari kreasi.

Berkat dukungan PT Pertamina EP Asset 3 Field Jatibarang pula, yayasannya terus berkembang mengajarkan seni tari topeng ke sekolah-sekolah. Bahkan, dari kerja sama dengan PT Pertamina EP Asset 3 Jatibarang Field, cucu almarhum Mimi Rasinah, Aerli kondang sebagai pelestari budaya tari topeng.

Aerli kerap meraih penghargaan atas prestasinya dalam melestarikan budaya leluhur tari topeng dari sejumlah instansi. Bahkan pada tahun lalu, Aerli mendapatkan penghargaan Pertamina Award 2016 dalam kategori Local Hero Pertamina Cerdas dengan Program Pen­didikan Karakter dan Pelestarian Topeng Indramayu Berbasis Kearifan Budaya Lokal.

Edi menambahkan, keterlibatan para pelajar dalam pelestarian tari topeng, juga selaras dengan upaya pembentukan karakter siswa. Sebab tari topeng sendiri, memiliki beraneka gambaran dan karakter manusia. (kho)