CIREBON - Jelang tutup tahun 2009, penjualan produk mobil Daihatsu masih didominasi jenis Xenia. Branch manager Daihatsu Cirebon, Maryadi Antonius menyebutkan dari 750 unit pemasaran brand Daihatsu di wilayah Cirebon, sekitar 400 unit yang terjual adalah Daihatsu Xenia, dan sisanya terbagi untuk Luxio dan Grand Max. Hasil penjualan produk Daihatsu di 2008 dan 2009, lanjut lelaki yang akrab disapa Marius tersebut, tak jauh berbeda. Menunjukan penjualan yang stabil bagi Daihatsu, sementara beberapa produsen mobil lain ada mengalami penurunan pasar.
“Sedangkan untuk di 2010 kami targetkan peningkatan penjualan sebesar 25 persen atau sekitar 950 unit,” katanya kepada Radar, Minggu (29/11). Marius menambahkan varian Xenia belum lama ini meluncurkan tipe otomatic 1300 cc.
Perbandingan penjualan dengan tipe manual disebutkannya fifty-fifty, karena permintaan pasar mobil matik di wilayah Cirebon belum terlalu signifikan. “Mobil tipe matik sangat baik untuk wilayah yang rentan terjadi macet, seperti di Jakarta dan Bandung. Di Cirebon, karena lalu-lintas belum terlalu padat, kami membidik konsumen yang ingin meningkatkan kepemilikan spesifikasi Xenia dari great manual ke otomatic,” tuturnya seraya membeberkan Xenia otomatic dibandrol Rp 139 juta.
Pada 2008 lalu, Xenia membukukan penjualan 34.051 unit atau sekitar 45 persen dari total penjualan Daihatsu yang mencapai 77.938 unit. Saat itu, Xenia menempati urutan ketiga mobil terlaris 2008 setelah Toyota Avanza yang terjual 85.535 unit, dan Toyota Kijang Innova yang terjual 51.189 unit. (ron)


