Musim Angin Kencang, Warga Tebang Pohon

Ilustrasi Angin Puting Beliung. Foto: googleimage

INDRAMAYU–Setelah siklon tropis Cempaka terpantau menjauhi wilayah Indonesia, kini muncul siklon tropis Dahlia. Siklon tropis tersebut menyebabkan perubahan cuaca yang ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang.

Mewaspadai bahaya angin kencang, penduduk di wilayah Kabupaten Indramayu bagian barat (Inbar) ramai-ramai melakukan aksi tebang pohon yang rawan tumbang. Penebangan ini dilakukan dengan alasan keamanan.

Warga cemas, pohon-pohon besar yang berada di permukiman penduduk itu akan roboh dan menimpa tempat tinggal mereka. “Ada kekhawatiran kalau pohon-pohon besar didekat rumah mereka akan tumbang. Jadi sebelum membahayakan keselamatan, sebagai antisipasi lebih baik ditebang,” kata Ade, salah seorang warga di Kecamatan Haurgeulis kepada Radar.

Sepengetahuannya, jumlah pohon yang ditebang mencapai puluhan. Ada yang ditebang keseluruhan atau dipangkas batang-batangnya. Sedangkan jenis pohon yang ditebang terdiri dari berbagai macam.

Di antaranya pohon randu, akasia, kelapa, jambu, mangga, sampai pohon jati. Sasaran penebangan adalah pohon yang tinggi, rapuh dan mudah patah. Seiring dengan itu, warga juga tetap melakukan penggantian pohon dengan kembali menanam bibit baru.

Warga lainnya, Masdi mengungkapkan, upaya warga ini juga dipicu oleh musibah bencana angin puting beliung yang sempat menerjang Desa Bugis Tua, Kecamatan Anjatan dan Desa Mekarjati, Kecamatan Haurgeulis. Ratusan unit rumah di dua desa itu mengalami kerusakan. Kebanyakan akibat tertimpa batang pohon. “Pohon yang di sekitar rumah dan pinggir jalan jadi sasaran. Warga kami gunduli ramai-ramai. Supaya aman,” ujarnya.

Menurut dia, potensi hujan lebat dan angin kencang masih akan terus terjadi. Karenanya, masyarakat terus meningkatkan kewaspadaannya untuk menghadapi cuaca ekstrem. (kho)