Olimpiade Alquran Jaring Anak Berprestasi

OLIMPIADE-ALQURAN
JUARA: Pihak CIS menyerahkan hadiah pada para juara Olimpiade Alquran yang digelar Sabtu (16/2). FOTO: CIS FOR RADAR CIREBON

CIREBON – Sebanyak 500 siswa taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) dari berbagai daerah di Jawa Barat mengikuti Olimpiade Alquran Tingkat TK dan SD se-Jawa Barat di  Cirebon Islamic School (CIS), Sabtu (16/2).

Dalam ajang tersebut, terdapat enam cabang lomba untuk TK dan SD. Untuk SD kelas 1-3 ada lomba tahfiz dan adzan, sedangkan TK ada lomba mewarnai, storytelling, Islamic fashion show, dan tahfiz. Pembukaan lomba dihadiri Dinas Pendidikan, pihak kepolisian, ormas, dan undangan.

Ketua Yayasan Pendidikan Madani Cirebon, H Dede Muharram membuka kegiatan lomba tersebut. Ia mengungkapkan, pelaksanaan Olimpiade Alquran yang digelar untuk keempat kalinya menjadi kebiasaan baru yang positif. Pasalnya, masyarakat selama ini hanya mengenal ajang olimpiade sains, seperti fisika, matematika, maupun pengetahuan umum lainnya.

“Dengan adanya Olimpiade Alquran, para siswa diharapkan dapat terpacu untuk terus membiasakan diri membaca Alquran dan memahami kandungan yang terdapat di dalamnya. Sehingga, para siswa tersebut mempunyai akhlak mulia sesuai dengan tuntunan Alquran,” paparnya.

Sementara itu, Kepala SD CIS Kota Cirebon, Lukman Hakim, menuturkan untuk tahun ini, turut memberikan apresiasi kepada 10 sekolah yang mendelegasikan peserta terbanyak. Apresiasi diberikan dalam bentuk penghargaan yang diberikan langsung ole Ketua Yayasan Pendidikan Madani Cirebon, Dede Muharram.

Peserta yang memenangkan hadiah kali ini mendapatkan uang pembinaan, sertifikat, trofi, dan merchandise. Di samping itu bagi para pemenang yang ingin melanjutkan sekolah di CIS akan disediakan beasiswa total Rp 200juta.

“Beasiswa tersebut berlaku untuk pembebasan biaya gedung maupun SPP selama setahun,” ujarnya.

Dalam menjaring anak-anak berprestasi, bukan hanya melalui olimpiade Alquran saja. Namun CIS juga turut menjaring anak-anak berprestasi untuk bisa mengembangkan minat dan bakat. Kemudahan untuk bisa masuk CIS bagi anak-anak berprestasi yang minat dalam tahfiz.

“Bagi anak-anak yang semangat menghafal quran namun tak memiliki biaya dan bagi anak yatim kami sediakan fasilitas khusus dengan memberikan keringanan biaya. Hal ini guna mendukung minat mereka dan emnumbuhkan kecintaan terhaap ALquran sesuai visi dan misi CIS,” jabarnya.

Sementara itu, salah satu wali murid SD CIS, Kurdianto sangat antusias menyambut kegiatan ini. Ia menuturkan kegiatan olimpiade ini mampu menampilkan hasil pembelajaran anak selama di CIS. Ia juga dapat mengevaluasi pembelajaran dan hafalan Alquran anaknya.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, kami orang tua jadi tahu kemampuan anak sejauh mana. Ini juga bisa menumbuhkan kecintaan dan motivasi anak lebih lagi untukmenghafal Alquran dan belajar agama,” pungkasnya. (apr)