oleh

Pabrik Pulpen Zebra Resmi Beroperasi, 80 Persen Karyawan Warga Kuningan

-KomBis-325 views

KUNINGAN – Bupati Kuningan Acep Purnama meresmikan beroperasinya pabrik pulpen asal Jepang, PT Zebra Asaba Indusitries (ZAI), di Desa Caracas, Kecamatan Cilimus, kemarin. Grand opening ditandai penandatanganan prasasti oleh Bupati Kuningan dan President Director PT Zebra Asaba Industries Taro Ishikawa dilanjut pengguntingan pita pintu gerbang pabrik.

Hadir dalam acara tersebut Sekda Kuningan Dian Rahmat Yanuar, para kepala dinas dan jajaran direksi dari PT ZAI serta para distributor luar negeri mulai dari Malaysia, Singapura, China, Taiwan dan Vietnam. Dalam sambutannya President Director PT ZAI Taro Ishikawa menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kuningan, sehingga proyek pembangungan konstruksi pabrik pulpen Zebra terlaksana sesuai rencana dan tepat waktu.

Bahkan, sejak beberapa bulan PT ZAI sudah melakukan perekrutan tenaga kerja yang jumlahnya mencapai 530 orang. Sementara 80 persen pekerja di antaranya merupakan warga Kuningan yang berdomisili di sekitar pabrik.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kuningan sehingga PT ZAI bisa punya rumah di sini. Perlu diketahui, bahwa sejak pembangunan konstruksi hingga perekrutan karyawan kami sudah berupaya semaksimal mungkin mematuhi aturan dan persyaratan yang diajukan Pak Bupati di antaranya keberadaan pabrik yang ramah lingkungan dan menampung banyak karyawan asal Kuningan sudah kami penuhi,” ungkap Taro dalam bahasa Jepang yang diterjemahkan oleh Vice President Director, Katsuiko Hikegami.

Ditambahkan Chairman PT ZAI Shinichi Ishikawa, perusahaan pulpen yang didirikan di Jepang tahun 1889 mulai mengibarkan sayap membangun pabrik di Indonesia tahun 1994. Selama 25 tahun beroperasi, kata Shinichi, PT ZAI telah melewati banyak rintangan dan halangan termasuk krisis ekonomi Asia, namun tetap berdiri kokoh seperti sekarang.

“Pabrik Zebra sudah dibangun di tiga negara yaitu Jepang, Meksiko dan Indonesia dengan enam kantor pemasaran di negara Jepang, Amerika, Kanada, Inggris, Meksiko dan China untuk melayani kebutuhan alat tulis di lebih dari 50 negara di dunia. Untuk pabrik di Kabupaten Kuningan ini kami menargetkan produksi 10 juta keping alat tulis per bulan memenuhi pasar Indonesia dan juga ekspor,” ungkap Shinichi.

Sinichi berharap keberadaan pabrik Zebra di Kuningan bisa diterima oleh masyarakat dan terus berkembang pesat ke depannya. Bahkan dia berharap PT ZAI ke depan bisa menjadi perusahaan yang bisa memberikan banyak manfaat untuk masyarakat sekitar bahkan tidak menutup kemungkinan pengelolaannya oleh orang Indonesia.

“Kami tidak bermaksud membangun PT ZAI ini seperti Jepang atau Japanisasi. Seperti yang kita saksikan hari ini kami mengibarkan bendera Merah Putih dan bendera ZAI. Karena kami berharap ke depan ZAI bisa menjadi perusahaan Indonesia yang pengelolaannya dilakukan oleh orang Indonesia namun menggunakan teknologi Jepang dengan mengadopsi budaya kerja negara kami yang terkenal disiplin dan kerja sama yang baik,” ujarnya.

Sinichi menambahkan, keberadaan pabrik ZAI di Kabupaten Kuningan pun telah diberitakan oleh banyak media di Jepang. Dia berharap, dari pemberitaan tersebut akan semakin menarik perhatian warga Jepang yang penasaran dengan Kabupaten Kuningan akhirnya bisa berkunjung dan berwisata di sini.

“Sebagai dukungan kami terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam hal konservasi, kami juga telah berencana melakukan kegiatan penanaman 1.500 pohon di kawasan wisata Kebun Raya Kuningan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kuningan Acep Purnama menyampaikan apresiasi atas berdirinya pabrik pulpen Zebra di Kuningan yang diharapkan bisa semakin meningkatkan gairah investasi di Kuningan. Sejumlah komitmen yang telah disepakati terutama terkait perekrutan tenaga kerja dan pelestarian lingkungan.

“Kami ucapkan selamat atas beroperasinya PT ZAI di Kuningan dan terima kasih atas komitmen yang sudah dilaksanakan dengan baik yaitu membangun kawasan pabrik yang ramah lingkungan tanpa ada limbah dan merekrut 80 persen karyawan merupakan warga Kuningan. Mudah-mudahan keberadaan PT ZAI di Kuningan bisa menjadi contoh untuk para investor yang ingin membuka usaha di Kuningan,” ujar Acep.

Acara grand opening PT ZAI disertai dengan pemberian santunan untuk anak yatim yang tinggal di sekitar kawasan pabrik. Di penghujung acara, bupati dan rombongan pejabat serta para investor asing diajak berkeliling kawasan pabrik untuk melihat secara langsung kegiatan operasional pabrik pulpen berskala internasional tersebut. (fik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed