Pagi Itu Semangatnya Beda, Begini Kisah Nelayan Mundu yang Tewas saat Panen Kerang Hijau

NELAYAN-MUNDU-TEWAS
KE PEMAKAMAN: Jenazah Yanto warga Desa Mundu Pesisir, korban tenggelam di perairan Cirebon Rabu (16/1) diantarkan ke tempat peristirahatan terakhir. FOTO: ANDRI WIGUNA/ RADAR CIREBON

CIREBON – Isak tangis pecah di rumah keluarga besar Warsid di Blok Karang Ketapang Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Rabu (16/1) sekitar pukul 08.30 WIB. Yanto (35) yang merupakan menantu Warsid, tewas tenggelam saat hendak memanen kerang hijau di perairan laut Cirebon.

Saat kejadian, korban bersama rekannya, Markawi (57). Bersama rekannya, korban memanen kerang hijau di Bagang atau lokasi budidaya kerang hijau milik mertuanya itu.

Dikisahkan Markawi, pagi itu melihat Yanto begitu semangat. Bahkan banyak barang yang dibawa korban untuk memanen kerang hijau.

“Yang beda paling semangatnya pagi itu, pengen buru-buru berangkat terus. Dia juga banyak bawa barang buat panen kerang hijau,” imbuhnya.

Sesampainya di bagang yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari bibir pantai, Markawi menjadi orang pertama yang menyusuri pinggiran bagang dan mulai memanen kerang hijau.

“Saya sempat bingung, karena begitu dilihat posisi kerang hijaunya sedikit, tidak banyak. Saya sempet muter beberapa kali dan menyusuri bagang tapi hasilnya tidak banyak. Akhirnya saya putuskan untuk naik ke perahu. Kebetulan saat itu Yanto minta gantian, dia mau turun ngecek sendiri,” jelasnya.

Yuk! Baca Juga, Berita Terkaitnya

Terkini Lainnya