Panggung Hiphop Gejrot Episode Ke-8 Hadirkan Battle Dance, Latih Mental dan Kreativitas Dancer

Kota Cirebon
Panggung Hiphop Gejrot Episode Ke-8 mendapat apresiasi meriah para pengunjung. FOTO:APRIDISTA SITI RAMDHANI/RADAR CIREBONPanggung Hiphop Gejrot Episode Ke-8 mendapat apresiasi meriah para pengunjung.FOTO:APRIDISTA SITI RAMDHANI/RADAR CIREBON

CIREBON-Sebagai salah satu acara hiphop yang rutin diadakan, kini Hiphop Gejrot memasuki episode ke-8. Ada yang berbeda dalam episode kali ini. Jika di tiga episode sebelumnya kegiatan tersebut dilaksanakan di indoor, kali ini diadakan di ruang terbuka.

Koordinator Hiphop Gejrot 8 Tabib Qiu mengungkapkan, kali ini kegiatan dilaksanakan di halaman Transmart Cirebon menggunakan stage bus. Nuansa dibuat lebih berbeda dengan nuansa outdoor. Isi acara pun kali ini dimeriahkan dengan battle dance.

Seperti diketahui, Hip Hop Culture berisi di dalamnya seperti DJing, Hiphop Dance, Graffiti, and B-boying. Oleh sebab itu, dalam kesempatan kali ini Battle Dance dihadirkan. “Ada 8 dancer, baik B-Boying maupun Street Dancer. Mereka berasal dari Ciayumajakuning,” tuturnya kepada Radar Cirebon.

Dalam Battle Dance tersebut, secara bergiliran mereka menunjukkan skillteknik dance-nya. Dalam menunjukan skill tersebut, mereka dinilai oleh juri langsung. Dalam battle ini, diharapkan bisa melatih spontanitas, mental dan kreativitas para dancer. “Diharapkan, dengan seringnya battle dance dilakukan, akan muncul kreativitas dan spontanitas, serta mental bagi para dancer. Dan turut memicu melahirkan dancer baru,” ungkapnya.

Acara juga dimeriahkan Beatbox dan Rap.  Ia mengungkapkan, dalam episode Hiphop Gejrot kali ini , talent yang ingin tampil semakin banyak. “Namun karena keterbatasan waktu dan tempat, tentu kami belum bisa menampilkan seluruhnya. Dan nanti akan kami tampilkan di episode selanjutnya,” tuturnya.

Ia juga berharap, ke depan pihaknya bisa menggelar episode Hiphop Gejrot selanjutnya, dengan isi acara yang memberikan wadah bagi semua elemen hiphop secara lengkap. “Kami terbuka bagi para pelaku hiphop untuk bersama menyosialisasikan dan mengedukasi hiphop di Kota Cirebon,” tukasnya. (apr)