Pantai Legenda Tirtamaya, Perahu Kuno Hingga Ziarah Makam Ki Buyut Tuban

INDRAMAYU-Sebagai daerah yang terletak di pesisir pantura Jabar, Kabupaten Indramayu memiliki garis pantai yang panjang, yakni 147 km. Garis pantai ini membentang sepanjang pantai utara antara Cirebon dan Subang. Karenanya, tak heran jika keberadaan pantai menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat di Kabupaten Indramayu.

Tak hanya dalam bidang ekonomi, masyarakat Indramayu juga menjadikan pantai sebagai tujuan wisata favorit. Salah satunya Pantai Tirtamaya di Kecamatan Juntinyuat.

Pantai yang terletak di jalur jalan raya Indramayu-Cirebon dan berjarak sekitar 16 kilometer dari pusat kota Indramayu itu menjadi objek wisata pilihan utama warga sejak puluhan tahun silam.

Pantai Tirtamaya ini tergolong landai dengan ombak yang cenderung kecil dan aman. Jangka pasang surutnya juga lumayan lama, jadi wisatawan bisa berenang dengan nyaman di pantai ini. Bosan berenang, wisatawan juga bisa mengelilingi pantai dengan menyewa sebuah perahu.

Pantai Tirtamaya mempunyai luas hanya 50 meter yang masih bisa dijadikan para wisatawan untuk berjalan di tepian pantai tersebut. Tidak hanya berjalan, pengunjung juga bisa bersepeda santai di kawasan wisata Pantai Tirtamaya.

Daya tarik lainnya, di Pantai Legenda Tirtamaya, perahu bersejarah yang ditemukan oleh Tamirah (60) pada tanggal 4 Desember 1991.

Perahu ini diperkirakan dibuat pada 17 atau 18 yang lalu. Penemuan perahu ini merupakan penemuan keempat di Indonesia setelah penemuan pertama di Semarang, Pasuruan dan Banten.

Perahu ini belum berumur cukup lama atau tua, tetapi cukup berumur untuk sebuah benda kayu , setelah didata dilokasi perahu tersebut menggunakan pasak dan injuk sehingga merupakan perahu jenis tradisi kuno dan perahu tersebut menunjukan arkais kuno dan didalam perahu tersebut juga ditemukan sejumlah artefak berupa pecahan keramik asing maupun lokal, tali injuk dan tulang-tulang hewan sejenis kerbau.

Berdasarkan data yang ada panjang perahu tersebut 11,5 m dan lebar 3,5 meter. Menurut Tamirah ia menemukan perahu tersebut ketika ingin menggali tanah karena pada saat itu warga kekurangan air, tanpa disengaja ia menemukan sebuah perahu yang tertimbun.

Perahu kuno Indramayu disebut juga perahu Situs Lobang karena ditemukan di Desa Lobang, Kecamatan Jatinyuat, Kabupaten Indramayu, Propinsi Jawa Barat, sekitar 20 km di sebelah timur pusat kota Indramayu. Situs Lobang berada pada jarak sekitar 190 meter dari bibir pantai Tirtamaya. Ketika ditemukan perahu berada pada kedalaman 140 centimeter dari permukaan tanah.

Kawasan wisata yang berada di Kabupaten Indramayu ini terbilang sangat murah.

Tidak jauh dari pantai ini terdapat makam Buyut Tuban yang sudah melegenda. Ki buyut Tuban sendiri merupakan seorang pedagang dari kota Tuban yang menyebarkan agama Islam di daerah tersebut. Maka tidak heran jika tempat ini sering dikunjungi oleh banyak peziarah terutama pada malam Jum’at Kliwon, Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.
Penasaran ke Pantai Tirtamaya Indramayu?. Ayo datang langsung ke Indramayu dan rasakan sendiri keindahan pantai dan juga bisa berwisata rohani ke Pesarean Ki Buyut Tuban. (*)

 

 

Berita Terkait