Parpol di Kuningan Kesulitan Penuhi Kuota Baceleg Perempuan

caleg-perempuanILUSTRASI-Caleg Perempuan

KUNINGAN-Partai politik (parpol) yang ada di Kabupaten Kuningan tengah disibukan dengan pendaftaran bakal calon legsilatif (bacaleg) yang tinggal tersisa beberapa hari lagi. Selain bacaleg laki-laki, parpol juga harus memenuhi kuota bacaleg perempuan di Pileg 2019 yakni sebanyak 30 persen dari seluruh bacaleg yang didaftarkan.

Tak heran jika seluruh partai sedang berlomba menarik perempuan untuk dijadikan bacaleg. Meski begitu, para ketua parpol tetap membidik kursi sebanyak-banyak di pileg mendatang. Alasannya yakni mengacu kepada Pileg 2014, di mana jumah kursi di dewan cukup mengalami kenaikan.

Soal sulitnya memenuhi kuota bacaleg perempuan diakui Ketua DPD Golkar Kabupaten Kuningan H Yudi Budiyana SH. Dia tak memungkiri jika partainya kesulitan memenuhi kuota 30 persen bacaleg perempuan. Meski begitu, di sisa waktu yang ada sebelum penutupan pendaftaran, pihaknya tengah berusaha memenuhinya.

“Ya kami akui agak sedikit kesulitan mengisi kuota 30 persen bacaleg perempuan. Sebab setiap daerah pemilihan berbeda geografisnya, sehingga mau tidak mau kami harus bekerja keras mencari bacaleg perempuan. Tapi kami tetap optimistis kuota akan terpenuhi jelang penutupan pendaftaran bacaleg oleh KPUD,” tandas Yudi.

Untuk target kursi di parlemen daerah, Yudi menegaskan jika pihaknya tidak mematok target muluk-muluk. Minimal jumlah kursi anggota dewan dari partainya bertambah dari Pileg 2014. Di mana saat ini Golkar memiliki tujuh kursi di parlemen daerah. “Kalau target sih kami tidak muluk-muluk. Persoalannya yakni persaingan setiap dapilnya akan ketat. Jadi, kami mencoba realistis dengan penambahan kursi di dewan. Syukur-syukur jika akhirnya setiap dapil jumlah perolehan kursinya bertambah,” ujarnya.

Menurut Dede Ismail, bacaleg yang sudah fixed untuk diajukan ke KPUD sebanyak 50 orang atau sesuai dengan jumlah kursi yang diperebutkan di dewan yakni 50 kursi. Dia merasa optimistis partainya bisa merebut delapan kursi dengan melihat komposisi bacaleg yang dianggapnya terbaik untuk semua daerah pemilihan. “Kami sangat yakin jika perolehan kursi akan meningkat di Pileg mendatang. Ini tidak terlepas dari nama-nama bacaleg yang merupakan tokoh di wilayahnya masing-masing,” tandas Deis, panggilan akrab Dede Ismail.

Deis menyatakan, Gerindra sangat selektif dalam menjaring bacaleg karena obsesi besar mendulang kursi dan menjadi pemenang di Kabupaten Kuningan. beberapa persyaratan harus dipenuhi oleh para pendaftar sebelum akhirnyd ditetapkan sebagai bacaleg oleh partai.

“Sehingga dari ratusan bacaleg yang mendaftar, hanya 50 bacaleg saja yang diajukan nantinya, Kami hanya memilih bacaleg yang terbaik di setiap dapilnya. Melihat komposisi bacaleg hasil seleksi, kami memiliki keyakinan yang kuat, jumlah kursi Gerindra di parlemen daerah yang saat ini berjumlah empat, akan meningkat di Pileg 2019,” katanya.

Sedangkan Ketua Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) DPD PAN, Loegina Bambang Marhaeni didampingi Sekretaris KPPD, Cuncun Nuratmaja mengungkapkan, untuk Pileg 2019, DPD PAN sudah melakukan seleksi terhadap para pendaftar bacaleg. Dari ratusan pendaftar, akhirnya terpilih 50 bacaleg termasuk di dalamnya kuota 30 persen bacaleg perempuan. “Kalau yang mendaftar sih melebihi kuota. Namun kami harus melakukan seleksi agar mendapat bacaleg yang sesuai harapan dan mampu mendongkrak perolehan suara di pileg,” kata Cuncun kepada Radar, kemarin.

Cuncun juga mengungkapkan bahwa seluruh anggota dewan yang kini duduk di DPRD Kabupaten Kuningan minus Hj Lin Yulyanti, semuanya mencalonkan diri kembali. Misalnya Wakil Ketua DPRD, Drs Toto Suharto SFarm Apt maju lagi dari dapil II bersama bacaleg incumbent. Untuk Hj Lin kemungkinan akan digantikan suaminya dan tetap mencalonkan dari dapil II.

“Kan kami memiliki 8 kursi di parlemen daerah. Perolehan kursinya juga hampir merata di setiap dapil. Yakni dapil I sebanyak 2 kursi, dapil II menyumbang dua kursi, dapil III juga dua kursi, kemudian dapil dapil empat dan lima satu kursi. Nah mereka yang sekarang duduk di dewan, kembali mencalonkan diri. Kami dari KPPD yakin dengan kemampuan semua bacaleg yang kami miliki,” jelasnya. (ags)