PDAM Imbau Warga Ramai-ramai Buka Kran

Alat berat digunakan untuk menutup gakian bekas interkoneksi pipa JDU, di Jl Kalitanjung. FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBONAlat berat digunakan untuk menutup gakian bekas interkoneksi pipa JDU, di Jl Kalitanjung.FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON-Penyambungan pipa  jaringan distribusi utama (JDU) HDPE 600 milimeter ke pipa DCIP 700 milimeter, akhirnya rampung. Sesuai dengan jadwal, distribusi air minum pun sudah berjalan. Meski kondisinya belum normal.

Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Giri Nata Sofyan Satari SE MM mengatakan, sesuai jadwal pekerjaan hanya berlangsung dua hari. Begitu tuntas, air langsung dialirkan ke pelanggan. “Daerah terdekat, terendah sudah mulai dapat air. Berikutnya ke daerah terjauh dan tertinggi,” ujar Sofyan kepada Radar Cirebon, Kamis (6/12).

Ia meminta pelanggan bersabar. Sembari air sudah mulai mengalir, Perumda Air Minum melakukan normalisasi pipa. Terutama membuang udara yang terjebak dalam pipa, akibat pekerjaan pemotongan dan penyambungan pipa tersebut.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan masyarakat adalah membuka kran sampai air benar-benar keluar dengan sendirinya. Membuka kran ini akan membantu pengeluaran angin di dalam jaringan distribusi. “Segera bersangsur-angsur normal. Kami juga minta bantuannya buka kran,” ucap dia.

Koneksi dua pipa JDU tersebut merupakan bagian dari proyek sistem pengadaan air minum (SPAM) dari Kementerian Pekerjaan Umum Penataan Ruang (Kemen-PUPR). Jaringan distribusi ini diharapkan dapat  miningkatkan cakupan pelanggan Perumda Air Minum. Sekaligus meningkatkan kualitas layanan. (myg)