Pelantikan Acep-Ridho Disambut Pemotor, Karangan Bunga Meluber ke Jalan  

komunitas-motor-sambut-acepKomunitas motor gede (moge) melakukan konvoi dalam penyambutan Acep Purnama dan M Ridho Suganda setelah dilantik sebagai bupati dan wakil bupati Kuningan, Selasa (4/12). Foto: M Taufik/Radar Kuningan

KUNINGAN – Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Kuningan periode 2018-2023 Acep Purnama dan M Ridho Suganda mendapat sambutan antusias warga. Hal itu terlihat dari penyambutan oleh komunitas motor N-max dan Moge di persimpangan Sampora.

Selain sambutan dari komunitas motor, karangan bunga ucapan selamat dari kalangan pebisnis, tokoh masyarakat sampai pejabat pemerintah juga memenuhi halaman kantor Setda Kuningan hingga meluber ke jalan. Sehingga Kuningan tampak meriah saat penyambutan pelantikan bupati-wakil bupti terpilih tersebut.

Tak hanya itu, ratusan warga dari berbagai kalangan dan organisasi serta ibu-ibu majelis taklim pun tak mau ketinggalan menyambut kedatangan bupati dan wakil bupati yang baru tersebut. Mereka memenuhi halaman kantor Setda Kuningan. Mereka ingin bersalaman dan menyampaikan ucapan selamat langsung kepada Acep dan Ridho dalam acara syukuran di teras pendopo kantor bupati yang digelar pukul 15.00 WIB.

“Saya turut berbahagia dengan telah dilantiknya Pak Acep dan Pak Ridho sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kuningan periode 2018-2023. Oleh karenanya saya sengaja datang langsung ke Pendopo ingin bersalaman dan mengucapkan selamat kepada keduanya. Semoga kepemimpinan mereka ke depan bisa membawa Kabupaten Kuningan menjadi lebih baik lagi dan semakin maju,” ungkap Udin, salah satu warga yang mengaku tiba di pendopo sejak pukul 13.00 WIB.

Acara syukuran pelantikan Acep-Ridho yang dihadiri ratusan warga pun berlangsung penuh haru. Satu per satu, pasangan bupati dan wakilnya menyampaikan pidato pertamanya memaparkan program-program dan harapan kemajuan pembangunan Kabupaten Kuningan ke depan.

“Sesuai program saya pada saat kampanye dulu, ingin mewujudkan Kuningan yang Maju yaitu Makmur, Agamis dan Pinunjul berbasis desa. Saya berharap selama kepemimpinan kami lima tahun ke depan, pembangunan akan maju tidak hanya di wilayah kota namun juga menjangkau hingga pelosok desa dengan memberdayakan segala potensi yang dimiliki,” ujar Acep.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan M Ridho Suganda mengaku masih belum percaya dengan yang dialaminya mendampingi Acep Purnama memimpin Kabupaten Kuningan. Dari sebelumnya fokus sebagai pengusaha di luar daerah, ternyata kejadian wafatnya sang bunda Utje Ch Suganda saat menjabat sebagai Bupati Kuningan terdahulu menjadi motivasi untuk pulang dan meneruskan cita-citanya yang belum terwujud.

“Ini bukan ambisi saya mengejar kekuasaan, melainkan panggilan jiwa melanjutkan cita-cita bunda (almarhum Hj Utje, red) untuk kemajuan pembangunan Kuningan ke depan lebih baik. Saya akan berusaha sekuat tenaga bekerja mendampingi Pak Acep menjalankan program-program yang sudah dibuat untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kuningan ke depan lebih baik lagi,” paparnya.

Acara syukuran pun diakhiri dengan ramah tamah, mempersilakan seluruh masyarakat yang hadir bersalaman dengan pasangan bupati dan wakil bupati yang baru tersebut. Suasana haru terasa saat pasangan Acep dan Ridho berjabatan tangan dan menerima ucapan selamat dari ratusan warga yang hadir, hingga tanpa disadari terlihat mata mereka pun berkaca-kaca menahan haru. (fik)