Pelindo III Kejar Target, Mulai Sasar Sektor Logistik Alat Berat

432
ILUSTARSI

JAKARTA -PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III berupaya memperbesar bisnis nonjasa kepelabuhanan.

Direktur Utama PT Pelindo III Ari Askhara menyatakan, peluang untuk menggenjot pendapatan dari bisnis jasa kepelabuhanan makin terbatas. Tiga layanan utama dalam jasa kepelabuhanan mencakup terminal penumpang, jasa tunda dan pandu untuk kapal, serta bongkar muat barang.

’’Kami tidak bisa hanya mengandalkan itu,’’ katanya di sela pelantikan direksi anak perusahaan dan pimpinan cabang di Gapura Surya Nusantara kemarin (14/7).

Sektor yang bakal ditekuni, antara lain, bidang energi yang bekerja sama dengan Pertamina dan PLN. Ke depan, ada pula ekspansi bisnis ke BUMN kepelabuhanan lainnya. Misalnya, penawaran kerja sama operasionalisasi kapal tunda.

Tahun ini, akan datang 15 kapal tunda baru. Dengan demikian, perseroan memiliki total 90 kapal tunda. Kini, komposisi pendapatan dari jasa kepelabuhanan sekitar 70 persen. Sisanya 30 persen dari non kepelabuhanan. ’’Tahun depan, targetnya, yang non bisa naik hingga 40 persen,’’ ucapnya.

Untuk mengejar target tersebut, pihaknya berancang-ancang memperluas bisnis ke sektor logistik alat berat yang terintegrasi. Mayoritas pendapatan kepelabuhanan berasal dari bongkar muat barang dengan porsi 70 persen.

Sisanya dari kapal sekitar 27 persen dan penumpang sekitar tig persen. Hingga semester pertama tahun ini, arus peti kemas di lingkungan Pelindo III tercatat tumbuh tiga persen jika dibandingkan dengan periode 2016. (res/c18/sof)