Pengelola Tol Kanci-Pejagan Janjikan Fasilitas Mudik dan Balik Lebih Baik

Kabupaten Cirebon
dri---rest-area-jatirenggang-(5)Sejumlah pekerja sedang menyelesaikan pembangunan Rest Area KM 229 Tol Kanci-Pejagan.FOTO:ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON

CIREBON-Pengelola jalan Tol Kanci-Pejagan berjanji bakal lebih meningkatkan pelayanan pada pengguna saat pelaksanaan mudik dan balik 2018. Bahkan saat ini, pihak pengelola sedang menyelesaikan pembangunan sarana dan prasarana untuk rest area di KM 228 dan 229 termasuk wilayah Desa Jatirenggang, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon.

Hal tersebut disampaikan Kepala Cabang Ruas Jalan Tol Kanci-Pejagan Erwan Ari Pamungkas saat ditemui Radar Cirebon. Dikatakannya, fasilitas yang saat ini terus digenjot agar bisa dimaksimalkan saat pelaksanaan arus mudik dan balik, adalah pendukung rest area KM 228 dan KM 229 di Desa Jatirenggang.

“Kalau untuk di KM 228 itu kita ada penambahan fasilitas toilet, dari yang sekarang 18, kita tambah 10 lagi jadi 28. Selain itu, kita juga akan siagakan BBM kemasan untuk mempermudah pemudik,” ujar Erwan.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya tengah mempercepat pekerjaan penyelesaian rest area di KM 229 untuk arus balik nanti. Harapannya, sebagian fasilitas sudah bisa digunakan. “Untuk rest area 229, kita harapkan bisa digunakan saat arus balik. Ada ratusan mobil kecil yang bisa masuk ke dalam rest area dan puluhan mobil besar. Lahan parkirnya cukup luas, untuk fasilitas seperti toilet dan sarana umum lainnya juga sudah kita siapkan,” imbuhnya.

Untuk ketersediaan BBM di jalur arus balik KM 229, pihak pengelola akan menyiagakan dua dispenser dari Pertamina untuk berjaga-jaga jika proses pembangunan SPBU belum selesai saat pelaksanan arus balik. “Kita sudah berkoordinasi dengan Pertamina. Selain kita siapkan rest area, fasilitas penunjang juga akan kita lengkapi,” bebernya.

Sementara itu, meskipun saat ini akses tol operasional sudah sampai Pemalang, namun besar kemungkinan exit tol Brebes Timur (Brexit) masih akan menjadi favorit pemudik untuk keluar dan melewati pantura. Sehingga hal tersebeut tidak menutup kemungkinan bakal terjadi kepadatan di Brexit dan menyebabkan penumpukan kendaraan. “Saya rasa Brexit masih menjadi favorit. Pengendara akan memilih keluar lewat sini, meskipun tol operasional sudah sampai Pemalang,” jelasnya.

Ia pun masih menunggu koordinasi dengan Korlantas Polri untuk rencana durasi pengoperasian tol fungsional selepas kendaraan keluar dari Pemalang. “Nah, untuk pengoperasian tol fungsional, kita masih tunggu koordinasi dari polisi. Kita sebagai pengelola hanya menyiapkan sarananya saja, untuk teknisnya nanti dari kepolisian,” ungkap Kepala Cabang Pejagan-Brebes Tol Road Ian Dwinanto. (dri)