Peran NU Jaga Keutuhan NKRI Sangat Besar

Kabupaten Cirebon
1ee7b907-b7ad-43d4-a0e5-2175fcd31cbaHaul ke-29 Pondok Pesantren Khas Kempek dihadiri Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Eko Putro Sandjojo. FOTO:ADE GUSTANA/RADAR CIREBON

CIREBON-Haul ke-29 dan Khotmil Quran Pondok Pesantren Khas Kempek dilaksanakan sehari penuh dengan agenda kegiatan khataman Juz Amma, khataman Al-Quran, Pentas Kreasi Seni, dan tahlil haul, Sabtu (6/10).

Acara tersebut dihadiri Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, ketua DPRD Kabupaten Cirebon, wakil bupati terpilih Kabupaten Cirebon, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Eko Putro Sandjojo, dan para ulama.

Dalam sambutnnya Uu mengatakan, perjuangan kemerdekaan Indonesia pada masa penjajahan tidak lepas dari peran serta pendahulu NU. Dia juga menambahkan, lebih sulit menjadi kiai dibanding menjadi pejabat negara di negeri ini.

“Saudara-saudara adalah orang yang hebat, orang yang sukses, dan orang-orang yang beriman (warga NU). Saya dulu juga seorang santri dan pernah menjabat sebagai orang pemerintahan. Saya rasa lebih sulit menjadi seorang santri dibandingkan menjadi seorang pejabat,” katanya mewakili Gubernur Ridwal Kamil yang berhalangan hadir karena sedang membuka Porda Jabar di Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengatakan, peran NU dalam menjaga keutuhan NKRI sangat besar. NU selalu menjadi garda terdepan menjaga kedaulatan negara.

“Peran NU dari dulu hingga sekarang sangat besar, terutama dalam menjaga keutuhan NKRI. NU selalu berada pada garda paling depan. Tetapi kenapa warga NU belum semuanya sejahtera, padahal pemimpin kita banyak dari warga NU. Saya rasa kita perlu pemimpin NU yang lebih banyak lagi,” katanya. (ade gustiana-magang).