Minggu, 26 Oktober 2014

No Banner to display

Persiapan MTQ Se-Jabar Sudah Matang

KUNINGAN – Panitia persiapan gelaran MTQ se-Jabar sudah matang, meskipun sedikit terdapat kendala soal ketelatan anggaran dari provinsi. Bahkan, 90 persen hotel di Kuningan sudah dipesan para calon peserta MTQ dari luar daerah.
Kabag Kesra Setda Drs H Toto Toharudin MPd menegaskan, perencanaan MTQ tetap sesuai sekenario. Pelaksanaannya mulai 23 sampai 30 Maret mendatang. Itu berarti, hari ‘H’ event bergengsi tersebut tinggal dua pekan lagi. “Panggung utama di Kuningan Islamic Center (KIC). Sedangkan untuk arena lomba dibagi di 10 titik, yaitu Balai Kelurahan Purwawinangun, Cijoho, Ciporang, gedung IPHI, gedung Baznas dan gedung KNPI,” sebut mantan kabid pora pada disdikpora tersebut, kemarin (10/3).

Sesuai jadwal, pada malam hari pertama akan dilaksanakan pelantikan Dewan Hakim oleh wagub Jabar. Dilanjutkan keesokan harinya yang diisi dengan pawai taaruf. Pawai taaruf tersebut hendak diikuti antara 10 ribu sampai 15 ribu peserta. “Siang hari setelah pawai, akan ada peresmian pameran pembangunan se-Jabar plus Kunci Bersama, yakni Cilacap dan Brebes. Insya Allah akan dibuka Ibu Gubernur Hj Neti Heryawan selaku Ketua Dekranasda Jabar,” kata Toto.

Malam hari pasca peresmian pameran pembangunan, acara akan dilanjutkan dengan Welcome Party para kepala daerah se-Jabar bertempat di pendopo. Baru kemudian upacara pembukaan MTQ dengan mengundang MC terkenal Irgi Ahmad Fahrezi. Sementara artis yang bakal menyanyikan lagu religi dalam pembukaan, panitia mengundang Dewi Yull.

Tentang penginapan, kata Toto, sudah ditangani disparbud. Menurutnya, untuk mengakomodasi kafilah dari daerah luar, sejumlah hotel melati sampai bintang sudah hampir penuh. Jika dipersentasikan mencapai 90 persen. “Tapi selain hotel, ada beberapa daerah yang meminta nginap di rumah (home stay, red). Salah satunya dari Sukabumi. Nanti kita siapkan,” ungkapnya.
Ditegaskannya, segala sesuatunya sudah on the track. Dari seluruh persiapan yang dilakukan, sebagian besarnya dipihakketigakan. Ia menggunakan jasa EO supaya penyelenggaraan lebih lancar. Karena sesuai amanat bupati, dalam penyelenggaraan MTQ se-Jabar harus sukses, sukses syiar dan sukses administrasi. “Saat ini kita sedang mengupayakan agar dana dari provinsi segera turun. Bagi kami itu bukan masalah, mengingat MTQ merupakan hajat rutin skala Jabar. Target kita penyelenggaraan terbaik,” pungkas Toto. (ded)

No Banner to display

Posted by:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.