Pesilat Kabupaten Cirebon Lampaui Hasil 2014

Porda Jabar 2018

Sport
SILAT-kabupaten-cirebonMAKSIMAL: Pesilat kelas C Kabupaten Cirebon, Sintia Yuliyanti (kiri) menaklukkan pesilat Kabupaten Tasikmalaya, Citra Resmi Wijaya pada babak final di Hall Indocement Citeureup Bogor, Minggu (14/10). FOTO: IIM ABDURAHIM/RADAR CIREBON

DARI 6 pesilat Kabupaten Cirebon yang berhasil lolos ke babak utama Porda Jabar XIII/2018 di Hall Indocement  Citeureup, Kabupaten Bogor, hanya satu yang gagal menyumbangkan medali. Dia adalah Rani Nuraeni di kelas A putri. Lima pesilat lainnya sukses meraih medali dengan total 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.

Perunggu disumbangkan Roiq Abdurachman kelas H putra, yang  dikalahkan pesilat Kabupaten Bogor Muhamad Rido Azhar di semifinal. Dua pesilat putra lainnya, Qoyim Khusaeni dan Andre Putra Maaridj hanya meraih perak karena di final keduanya gagal mengatasi pesilat Kota Bandung. Andre dikalahkan pesilat Paksi Ghifari Nurgana, sedangkan Qoyim dikalahkan Moch Yusuf Rizki.

Medali emas disumbangkan 2 pesilat putri dan disaksikan langsung Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra dan ketua KONI Kabupaten Cirebon Hj Wahyu Tjiptaningsih. Emas pertama disumbangkan Gita Audri Juwita. Pesilat asal perguruan Merpati Putih itu mengalahkan pesilat Kabupaten Sukabumi, Nita Huda Nafisa di kelas B putri.

Alhamdulillah, setelah hanya meraih perak di Popda 2018 dan kejuaraan PPLP 2018 di Makasar, sekarang saya bisa meraih emas di Porda. Lawan saya di final pernah saya kalahkan di Popda 2016, jadi sedikit banyak saya tahu kekuatan dan kelemahannya lawan,” ujar Gita.

Pesilat perguruan PAKSI Sintia Yuliyanti mengikuti jejak Gita, dan meraih emas setelah menumbangkan pesilat Kabupaten Tasikmalaya di babak final kelas C putri, Citra Resmi Wijaya.

Meski hanya menyumbangkan 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu, hasil yang diraih tahun ini sudah melampaui hasil di Porda XII/2014 di Kabupaten Bekasi. Pada pelaksanaan. Porda tahun 2014 itu, Kabupaten Cirebon hanya mendapat 1 medali emas yang diraih Nirmala Oktaviani di kelas B putri.

Pelatih silat Kabupaten Cirebon, Anas mengaku bangga dengan hasil yang diraih para pesilat. Dia berterima kasih kepada para pesilat, pelatih, ofisial, perguruan silat, dan insan pencak silat di Kabupaten Cirebon.

“Hasil ini kami persembahkan untuk insan silat dan masyarakat Kabupaten Cirebon. Mohon maaf apabila hasil yang kami raih belum maksimal,” pungkas Anas. (iim)