Petani Harus Siap Hadapi Modernisasi Pertanian

Ilustrasi
Ilustrasi

INDRAMAYU – Teknologi pertanian semakin berkembang. Jika diterapkan, keberadaan teknologi pertanian dapat membantu meningkatkan produktivitas lahan.

Tri Suseno, salah satu penyuluh pertanian di Kecamatan Widasari menyebutkan, untuk saat ini, kesadaran petani untuk memanfaatkan teknologi berupa alat dan mesin pertanian mulai meningkat. Beberapa alat yang gencar disosialisasikan seperti combine harvester atau transplanter mulai akrab di kalangan petani Indramayu.

Dijelaskan Tri, kemajuan teknologi di bidang pertanian tidak bisa dibendung lagi. Jika tidak mengikuti perkembangan, para petani di Indramayu kalah dengan petani di negara-negara lain. Sementara Indonesia selama ini juga dikenal sebagai salah satu negara agraris.

“Sudah saatnya petani kita, jadi petani yang lebih modern, petani yang mulai gunakan mesin-mesin pertanian. Petani yang dapat bersaing dengan petani di luar negeri yang sudah lama menggunakan teknologi pertanian yang jauh lebih canggih,” ujarnya.

Penggunaan teknologi ini, kata dia, tidak menutup kemungkinan dapat menarik minat para pemuda untuk berkecimpung di dunia pertanian. Mengingat selama ini, urusan pertanian mengalami kendala regenerasi. Dengan regenerasi yang berjalan, jumlah petani yang menjual sawahnya bisa ditekan.

“Jadi semuanya berdampak ya. Dengan modernisasi, bisa mendorong sektor pertanian lebih maju. Dan diharapkan bisa menarik minat generasi muda untuk menjadi petani,” jelasnya.

Selama ini, Suseno mengaku jika tidak sedikit para pemilik lahan sawah menjual sawahnya karena tidak ada penerus yang mengurus lahan. Hal ini, kata dia, akan menjadi masalah serius di kemudian hari.

“Penggunaan teknologi pertanian harus terus dikembangkan, sehingga dapat menarik para generasi muda untuk meneruskan profesi orang tuanya dan menjadi petani yang muda, petani modern, kreatif dan inovatif. Dengan begitu profesi petani tidak lagi dipandang sebelah mata,” ujarnya. (oni)

Yuk! Baca Juga, Berita Terkaitnya

Terkini Lainnya