Peternak Sapi Kurban Kebanjiran Pesanan

Kabupaten Indramayu
SAPIIIIIKEWALAHAN: Peternak sapi di Desa Juntiweden menimbang bobot sapi, belum lama ini. Meski Idul Adha masih jauh, para peternak sapi sudah kebanjiran order. FOTO: SAMIN FOR RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Idul Adha memang masih lama. Namun semangat masyarakat untuk berkurban cukup tinggi.

Terbukti, peternak sapi di Desa Juntiweden, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, sudah kebanjiran pesanan. Selain banyak pesanan Idul Adha, sapi di tingkat peternak laris manis untuk akikah dan hajatan.

Salah satu pemilik peternakan di Desa Juntiweden, Samin mengatakan seusai lebaran pihaknya cukup kewalahan menangani pesanan pelanggan yang tinggi. Dia mengatakan, pihaknya menjual daging sapi hidup seharga Rp 55 ribu-Rp 60 ribu.

Total saat ini sudah 85 ekor sapi yang dipesan dan hanya tersisa dua. Rencananya dalam waktu dekat Samin akan mengambil stok sapi dari Jawa Tengah. “Harga sapi di kami Rp 23 juta hingga Rp 60 juta,” lanjutnya.

Meski kewalahan, Samin mengaku pihaknya masih membuka pesanan untuk Idul Adha. “Silakan yang mau pesan untuk kurban, kami masih banyak stok,”ujarnya didampingi tenaga khusus pengurus sapi, Supri.

Dia mengatakan pelanggannya selama ini bukan hanya dari Indramayu saja. Tetapi juga Kota Cirebon, Sumedang bahkan Majalengka. Samin menegaskan pembeli tidak perlu khawatir karena pihaknya menyediakan layanan antar sampai tempat tujuan. “Jadi tinggal pesan, nanti diantar,” jelasnya.

Salah seorang pelanggan, Darpadi mengaku selalu membeli sapi kurban di peternakan milik Samin. “Pelayanan bagus dan tidak mengecewakan. Harganya juga masuk akal,” ujarnya.  (bag)