Pidato Obama, Trump: Saya Tertidur

Presiden Donald Trump membalas dengan menyebut pidato Obama membuat dia tertidur dan Obama berusaha mengaku kesuksesan ekonomi yang terjadi di AS sekarang. (Singapore/Handout via REUTERS)

Presiden AS Donald Trump mengatakan dia tertidur ketika menonton pidato yang disampaikan mantan Presiden Barack Obama kepada para mahasiswa di Illinois.

“Saya minta maaf saya menontonnya, tetapi saya tertidur,” kata Trump dalam pidatonya di North Dakota, mengklaim pendahulunya “sangat baik” karena mampu membuat orang tertidur, seperti dilaporkan Business Insider, 8 September 2018.

Presiden Donald Trump mengejek pendahulunya pada Jumat 7 September ketika Obama berpidato tentang Trump. Donald Trump mengatakan dalam pidatonya kepada para pendukung di Fargo, North Dakota, ketika seorang reporter menanyakan apakah dia menonton pidato Obama di Illinois, ketika Barack Obama dalam pidatonya memanggil Trump “penindas” dan mengecamnya karena meninggalkan kejujuran dan kesopanan dan keabsahan di Gedung Putih.

“Maaf, saya menontonnya tetapi saya tertidur,” jawab Trump, seperti dikutip dailymail.co.uk, disusul tawa para pendukungnya.

Setelah tawa mereda, Trump menambahkan, “Saya anggap dia sangat bagus, sangat baik untuk membuat tidur.”

Kemunculan kembali Obama adalah langkah pertamanya kembali ke dalam pusaran politik Amerika Serikat sejak ia selesai menjabat presiden, mengisyaratkan ia berniat untuk berkampanye untuk Demokrat di DPR dan pemilihan Senat.

Trump mengatakan jika Kongres yang dikuasai Demokrat telah menemani dua tahun pertamanya di Gedung Putih sebagai presiden, maka ekonomi Amerika akan mengalami kemerosotan.

Penolakan Obama terhadap Donald Trump dengan mencapnya sebagai “pelaku intimidasi” yang mendistorsi aturan hukum dan menyerukan para pemilih untuk mengamankan etika “kesopanan” dalam pemerintahan.

Berbicara di negara bagiannya di Illinois, Obama menyebut Donald Trump sebagai ‘”gejala” masalah sosial di mana kekuatannya untuk memanfaatkan “kebencian”. (*)