PKS Kuningan Targetkan 10 Kursi DPRD

Ilustrasi. (dok radarcirebon.com)

KUNINGAN-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kuningan menargetkan raihan 10 kursi DPRD dalam Pileg 2019 nanti. Itu disampaikan Ketua DPD PKS Kuningan H Agus Budiman SPt kepada Radar Kuningan.

Saat ini, kata Agus, PKS sedang melengkapi berkas pendaftaran para Bakal Calon Anggota DPRD/Legislatif (Caleg) untuk segera didaftarkan ke KPU. “Alhamdulillah kita masih sedang melengkapi berkas pendaftaran bakal Calegke KPU,” kata Agus.

Menurut Agus, selain akan mencalonkan banyak wajah baru, PKS juga akan mendaftarkan kembali 3 dari anggota Fraksi PKS DPRD Kuningan. Mereka yakni Hj Kokom Komariah, Dede Sudrajat dan Etik Widiati. Sedang 2 anggota lainnya, yakni Rudi O’ang Ramdhani dan Idwan, tidak mendapat rekomendasi dari DPW PKS Jabar sebagai penentu kebijakan dan pertimbangan.

“Anggota fraksi yang sekarang tidak semua dicalonkan lagi. Tiga orang yang dicalonkan, Pak Dede Sudrajat, Bu Kokom Komariah dan Bu Etik Widiati. Pertimbangan-pertimbangannya di level wilayah, karena untuk pembahasan bakal calon anggota dewan dari aleg existing langsung dibahas di wilayah, kita menerima keputusannya saja,” jelas Agus.

Agus juga kembali menyebut PKS telah menargetkan raihan sebanyak 10 kursi dari 5 kursi yang ada, untuk Pileg 2014 mendatang. Target tersebut menurutnya cukup rasional, mengingat selama ini PKS semakin mendapat kepercayaan dari masyarakat. “Target Pileg 2019 sesuai amanat Musda PKS Kuningan 2015 kita mentargetkan perolehan kursi dari 5 kursi sekarang menjadi 10 kursi,” sebutnya.

Bagi PKS, lanjut Agus, secara internal PKS tidak akan terpengaruh dengan hasil perolehan suara Pilkada 2018, dimana PKS ikut mengusulkan Paslon nomor 1 dr H Toto Taufikurohman Kosim-Yosa Octora Santono SSi MM yang menelan kekalahan dari Paslon Acep-Ridho.

Termasuk hasil raihan suara Pilgub Jabar, di mana Paslon yang diusung PKS, yakni nomor 3 Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) yang juga mengalami kekalahan dari Paslon nomor 1 Rindu (Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum), itu pun menurutnya tidak berpengaruh terhadap Pileg 2019.

“Secara internal Insya Allah (Pilkada 2018, red) tidak berpengaruh terhadap Pileg 2019. Hasil yang didapat di pilbup maupun pilgub kemarin adalah hasil terbaik sumbangsih yang bisa PKS berikan ke paslon baik pilgub maupun pilbup. Meskipun tidak sesuai harapan PKS, Insya Allah  hasil Pilkada kemarin akan jadi penyemangat kader dan struktur untuk bekerja lagi dalam pemenangan Pileg 2019,” tandas Agus. (muh)