PMI Kabupaten Cirebon Yakin Bulan Dana Kemanusiaan Capai Target

ILUSTRASI

CIREBON-Meski telat dan sudah berganti tahun, PMI Kabupaten Cirebon optimistis bulan dana kemanusiaan yang digelar setiap tahun bisa mencapai target. PMI menargetkan sekitar Rp600 juta pada bulan dana kemanusiaan.

Ketua PMI Kabupaten Cirebon Heviyana mengaku, pelaksanaan bulan dana kemanusiaan telat dilaksanakan. “Kita optimistis, apalagi dengan ada pejabat pemerintah yang mem-back-up. Walaupun ada keterlambatan, tapi Insya Allah, dengan bantuan dana, bisa melebihi yang tahun kemarin,” ujarnya.

Heviyana mengungkapkan, bulan dana kemanusiaan bisa digunakan untuk membantu korban bencana alam. Melalui bulan dana tersebut, beban korban bencana lebih ringan.“Kita bisa mendiskusikan bagaimana giat membantu korban bencana alam, baik itu di Kabupaten Cirebon maupun di luar Kabupaten Cirebon,” tuturnya.

Bulan dana kemanusiaan sangat penting dilaksanakan. “Ada operasionalnya. Relawan bisa ke lokasi bencana. Memberangkatkan relawan itu tidak dengan tangan kosong. Kita harus memberikan bekal,” ungkapnya.

Pihaknya menargetkan Rp600 juta dalam bulan dana kemanusiaan. ”Mudah-mudahan bisa melebihi dari target yang kemarin,” ujarnya.

Menurut Heviyana, setiap tahun pelaksanaan bulan dana kemanusiaan selalu ada peningkatan. Untuk Kabupaten Cirebok selalu mencapai target. “Pernah sekali target kita sudah di atas, lalu turun,” katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Cirebon Ir Sugeng Raharjo yang mewakili bupati mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi bulan dana kemanusiaan. “Saya mewakili Pak Bupati sangat mengapresiasi pencanangan bulan dana kemanusiaan tahun 2018. PMI cara bekerjanya secara kemanusiaan, tidak ada batas dan dinding,” ungkapnya.

Menurut Sugeng, Pemkab Cirebon harus mendukung bulan dana kemanusiaan. Pemerintah harus hadir di dalamnya. “Apapun program yang ada di PMI harus kita dukung. Tahun 2017 kita berhasil 104 persen. Kita harus tembus di atas 104 persen,” pesannya. (den)