Ponsel Pintar Pertama Rusia Yandex Meluncur, Harganya Rp3 Jutaan

Raksasa teknologi Rusia, Yandex, resmi meluncurkan ponsel pintar atau smartphone denganbrand atau merek yang sama dengan nama perusahaan.

Mengutip situs Channel News Asia, Jumat, 7 Desember 2018, Yandex sudah bisa dibeli di Rusia secara online seharga 18 ribu rubel (US$269 atau Rp3,85 juta).

Eksekutif Yandex, Fyodor Yezhov, mengatakan mereka telah menciptakan berbagai aplikasi telepon populer untuk layanan seperti kendaraan berbagi tumpangan hingga aplikasi pemesanan makanan.

Ia menyebut harga Yandex ini di bawah pasaran ponsel sejenis dari pesaing Apple dan Samsung, dan akan bekerja dengan sistem Android. Sementara desainnya dibuat oleh Yandex, namun smartphonetersebut dibuat di China.

“Kami membangun Yandex.Phone untuk menawarkan kepada pengguna Rusia sebuah smartphone yang dilengkapi dengan semua alat lokal yang membantu pengguna menavigasi lebih baik rutinitas harian mereka,” kata Yezhov.

Berbagai aplikasi telah tersedia di Yandex, seperti aplikasi pembayaran, musik, peta dan taksi online, serta makanan dan minuman.

Selain itu, Yezhov mengaku jika Yandex menggunakan speaker pintar bernama Alice (Alisa dalam bahasa Rusia), yang menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang mirip dengan Alexa milik Amazon.

“Jadi, pengguna tidak perlu membuka aplikasi individu untuk menyelesaikan tugas. Tinggal suruh Alice saja,” ungkapnya.

Kehadiran Yandex berawal dari 1990-an ketika Uni Soviet runtuh sebagai mesin pencari yang mirip dengan Google tetapi telah berkembang ke setiap sudut internet Rusia.

Smartphone Yandex bukanlah yang pertama dikembangkan dan dijual. Pada 2013, Yandex meluncurkan YotaPhone, dengan gimmick memiliki layar di kedua sisi. Namun gagal memenuhi ekspektasi pasar. (*)