oleh

Promosi Wisata lewat Lomba Foto

MAJALENGKA – Promosi wisata di Kota Angin bukan hanya tugas dinas terkait seperti Disbudpar, intansi vertikal seperti Perhutani juga ikut terlibat. Sedikitnya 180 peserta mengikuti lomba seni fotografi yang diselenggarakan Perum Perhutani Majalengka dengan tema “Hutan dalam Pesona Tanpa Batas”.

Lomba dibagi dalam dua kategori umum dan selfie. Ketua Panitia lomba Aceng Irman mengatakan, lomba foto untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan kelestarian ekosistem hutan dan keindahan eksotis di dalamnya.

Kemudian menumbuhkan minat, bakat serta meningkatkan kemampuan para peserta dalam seni fotografi. Selain itu mengembangkan kemampuan ilmiah mengenai hutan, sehingga melahirkan ide yang bisa diaktualiasaikan.

“Lomba ini berlangsung mulai 16 Februari hingga 22 April 2017. Di luar target, ternyata peminatnya cukup banyak mencapai 185 orang terdiri dari peserta umum 79 orang dan kategori selfi 113 orang,” ujar Aceng.

Untuk penilaiannya dilakukan secara objektif dan professional, dengan juri yang semua insan fotografi profesional. Diantaranya Okka Supardan fotografer kelas nasional asal Majalengka, Febrianto Saragih dari Bandung, dan Ranar Pradipto dari Semarang.

Hadiah yang disediakan panitia mulai dari juara satu hingga empat. Selain itu pihak panitia juga menyediakan hadiah hiburan untuk kategori selfie sebagai juara favorit, berdasarkan jumlah like terbanyak di sosial media instagram untuk 3 orang pemenang.

“Selain penilaian juri, dilibatkan pula penilaian dari masyarakat melalui media sosial,” ungkapnya.

Dari data panitia, Aceng menyebutkan yang menjadi juara favorit adalah Amelia Printiani, Dewi Ratna S, dan Rini Zulfa Fathiyyah. Sedangkan untuk kategori umum juara satu hingga empat adalah Daffa Adika Putra, Deki Muhamad FR, Hilmi Eryan Hidayat, dan Ampan. Untuk kategori selfie juara satu Dewi Ratna S, kedua Jessica Novia Sugiyno, ketiga Feri Sandria, dan keempat Anisa Arum.

Juara favorit Amelia Printiani mengatakan, lomba foto merupakan ajang membuktikan kemampuan para peserta yang rata-rata masih dalam proses belajar fotografi. Namun persaingan cukup ketat, karena semua peserta bisa mengeksplore kemampuan dan objek foto secara maksimal.

“Mudah-mudahan lomba ini merupakan jadwal rutin, soalnya jarang sekali di Majalengka ada lomba foto,” tandasnya. (gus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed