PSSI Kabupaten Ogah Buru-buru Pengukuhan Pengurus

CIREBON–Sejak Kongres Luar Biasa (KLB) 28 Desember lalu, PSSI Kabupaten Cirebon secara maraton melaksanakan program kerjanya. Induk organisasi sepak bola itu terus berbenah. Mulai dari sistem keanggotaan, hingga sosialisasi regulasi kompetisi internal. Namun, pengurus periode 2018-2022 tersebut belum juga dikukuhkan.

Ketua Umum PSSI Kabupaten Cirebon Yan Kurniawan mengatakan, pihaknya tidak ingin pengukuhan yang sifatnya seremonial menghambat program kerja yang harus segera dilaksanakan. Terlebih, Surat Pengukuhan dari PSSI Jawa Barat sudah terbit sejak Januari.

Surat Nomor: 3/JBR/TA/1-2019 itu ditandatangani Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat, Drs Tommy Apriantono MSc PhD dan diterbitkan pada 11 Januari 2019. “Banyak pekerjaan rumah yang harus segera kami selesaikan. Banyak yang menginginkan PSSI maju. Jadi, kami juga bekerja cepat dan sungguh-sungguh,” katanya.

Upacara pengukuhan pengurus PSSI Kabupaten Cirebon sebetulnya sudah diagendakan. Menurut Yan, dalam rencana kegiatan PSSI, agenda pengukuhan akan dilaksanakan pada 17 Maret mendatang. Namun hingga kini, pelaksanaannya belum juga bisa dipastikan.

Yan ingin menggelar acara tersebut di Lapangan Ranggajati, Sumber, Kabupaten Cirebon. Sebab, selain pengukuhan, PSSI rencananya akan menggelar pertandingan uji coba antara tim bayangan pra Porda 2022 dengan PSGJ. “Surat permohonan menggunakan Lapangan Ranggajati sudah dikirim ke Disbudparpoa. Tapi sampai sekarang belum ada jawaban,” kata Yan.

Yan masih berharap, upacara pengukuhan bisa dilaksanakan sesuai rencana. Sebab setelah itu, PSSI akan masuk pada program kerja utama tahun 2019. Yaitu menggelar kompetisi internal kelompok umur. Itu merupakan program lanjutan. Sebelumnya, PSSI telah memverifikasi keanggotan dan menyosialisasikan regulasi yang baru.

Saat ini, ada 70 Perkumpulan Sepak bola (PS) yang merupakan anggota PSSI Kabupaten Cirebon. Meski belum semua PS melengkapi berkas administrasinya, namun, ke-70 PS itu merupakan modal awal top organisasi sepak bola itu menggulirkan kompetisi rutin dan membina pemain.

“Rencananya kompetisi internal kita mulai bulan depan. Kami masih menunggu beberapa PS melengkapi persyaratan,” pungkasnya. (ttr)

 

Berita Terkait