Ratusan Napi LP Majalengka Khataman Alquran

Gerakan Nusantara Mengaji Masuk Rekor MURI

796
Ratusan napi di LP Majalengka menghatamkan Alquran dalam program nusantara mengaji, Rabu (19/4). Foto: Agus/Radar Majalengka

MAJALENGKA- Alunan ayat ayat suci Alquran menggema di lingkungan Lapas Kelas IIB Majalengka. Dengan khusyuknya para napi atau warga binaan (WB) bersama-sama mengaji dan mengkhatamkan Alquran.

Kalapas Mulyadi BcIP SH didampingi Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Bambang Febriansyah SH mengatakan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Kemenkumham RI bekerjasama dengan Gerakan Nusantara Mengaji, mengajak para napi di seluruh lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan (Rutan) Indonesia mengaji bersama sampai khatam.

“Di lapas kita ada 300-an warga binaan, ada 120 orang yang khatam Alquran, sebagian besar dari napi dan beberapa dari pegawai lapas sendiri. Sebenarnya program ini telah kita jalankan, seusai salat berjamaah para napi biasa membaca Alquran. Kita juga mendatangkan pembimbing dari kemenag untuk mendampingi para WB mengaji.” terang Mulyadi, Kamis (20/4).

Menurutnya, khataman ini masuk rekor MURI sebagai khataman terbanyak yang dilakukan oleh WB di seluruh Indonesia.

Acara ini belum pernah diselenggarakan sebelumnya. Ini adalah terobosan baru dengan tujuan untuk mengajak para WB menghayati kitab sucinya.

Sehingga ketika kembali ke masyarakat, mereka memahami peran manusia sebagai pemimpin dan hamba Allah SWT yang mempunyai kewajiban menaati peraturan yang berlaku.

“Ada beberapa napi yang belum bisa membaca Alquran. Untuk itu kegiatan membaca Alquran ini penting untuk melatih mereka belajar melantunkannya. Mereka hanya membaca lima halaman saja, namun bagi napi yang sudah bisa membaca, maka ia membaca satu juz Alquran,” katanya.

Dengan demikian, lanjutnya, diperlukan waktu tidak lebih dari dua jam untuk khatam bersama-sama,” ujarnya.

Sementara Ketua PC NU Majalengka yang juga salah seorang anggota Gerakan Nusantara Mangaji, KH Harun Bajuri menambahkan, WB perlu diajak mengaji bersama agar mental dan spiritual mereka semakin baik dan kuat.

“Gerakan ini bukan hanya untuk masyarakat umum saja, kita juga datangi lapas untuk bersama sama mengaji sampai khatam. Sebagai bentuk apresiasi, kami juga memberikan sejumlah Alquran untuk para WB. Semoga mengaji bersama ini menjadi rutin dan istiqomah,” pungkasnya. (gus)