Razia Kos, Polisi Pergoki Pasangan Bukan Suami Istri Lagi Asyik Indehoy

Insiden 24 jam
RAZIA-KOS-BUKAN-PASUTRI-INDEHOYTERTANGKAP BASAH: Pasangan selingkuh yang ketahuan sedang asyik indehoy terkejut saat polisi datang merazia. FOTO: CECEP NACEPI/RADAR CIREBON

CIREBON – Polsek Talun menggelar razia kos, Kamis (18/10). Hasilnya, dua bukan pasutri (pasangan suami istri) terciduk sedang asyik indehoy. Petugas juga berhasil mengamankan satu botol miras dari kamar perempuan yang bekerja sebagai pemandu lagu (PL) tempat hiburan karaoke.

Pantauan Radar Cirebon, Polsek Talun melakukan sweeping dan menyisir sejumlah tempat kos di wilayah Talun, Kamis (18/10). Satu per satu kamar kos digeledah.

Petugas meneliti barang-barang yang dianggap mencurigakan. Dari pengeledahan itu, disita satu botol miras dari kamar H, perempuan asal Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan.

Di tempat kosan bernama PC itu, polisi memergoki dua bukan pasutri. Mereka adalah MF warga Desa Setu Kulon Kecamatan Weru, SI warga Desa Ciwaringin Kecamatan Ciwaringin, DM warga Desa Parakan, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka dan RS warga Perum Griya Roro Cantik Cempaka Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Kanit Reskrim Polsek Talun Ipda M Soleh mengatakan, razia penyakit masyarakat (pekat) itu dilakukan karena sering mendapatkan laporan dari masyarakat. Warga resah karena sejumlah kos-kosan dijadikan tempat mesum.

“Masyarakat resah dan  melaporkan ke kami bahwa di kamar kos lingkungan mereka kerap dijadikan tempat mesum. Jadi, kita tindaklanjuti dengan lakukan penyisiran ke sejumlah kamar kos. Kita sudah periksa pasangan ini. Ternyata  yang laki-laki memiliki istri, sedangkan yang perempuan juga masih memiliki suami. Artinya keduanya ini selingkuh,” paparnya.

Kedua pasangan bukan muhrim itu langsung digelandang ke Mapolsek Talun. Mereka dijerat tindak pidana ringan (tipiring). Sedangkan miras disita untuk dijadikan barang bukti. (cep)