Ricky Ibrahim Lebih Siap Perbaiki Performa

PEMBALAP-MOTOPRIX
JUUARA: Pembalap muda Kabupaten Cirebon, Riky Ibrahim, berhasil meraih juara ketiga di Kejurnas Motoprix Regional 2 yang berlangsung di Sirkuit Pangkalan Udara (Lanud) Gading, Jogjakarta, akhir pekan lalu. Foto: Istimewa

CIREBON – Riky Ibrahim kembali membuat kejutan. Pembalap muda Kabupaten Cirebon tersebut sukses naik podium di putaran ketiga Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix Regional 2 yang berlangsung di Sirkuit Pangkalan Udara (Lanud) Gading, Jogjakarta, akhir pekan lalu.

Pembalap 17 tahun tersebut finis di tempat ketiga kelas MP4 alias bebek 4 tak 125cc pemula. Riky berhasil finis dengan catatan waktu 18 menit 20,046 detik setelah menjalani race selama 18 laps. Di lap terakhir, Riky bersaing dengan dua pembalap asal Jawa Tengah, Galang Tortor dan Harjuna.

Galang finis di tempat pertama setelah mencatatkan waktu 18 menit 09,932 detik. Sementara Harjuna mengikuti di belakangnya dengan catatan waktu 18 menit 10, 220 detik.

Meski belum berhasil menempati podium tertinggi, Riky bersyukur mampu menyelesaikan balapan dengan baik. Pembalap muda Kabupaten Cirebon tersebut siap memperbaiki performanya.

“Saya sudah berusaha yang terbaik sepanjang race. Tidak jadi juara pertama itu rasanya memang kecewa. Tapi saya tetap mensyukuri hasil akhir yang saya dapat,” kata dia.

Riky merupakan salah satu andalan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Cirebon di babak utama Porda Jabar XIII/2018 yang akan digelar di Kabupaten Bogor, Oktober mendatang. Dia akan turun di kelas perorangan dan beregu bebek 4 tak 125cc.

Performa Riky di kejurnas memberi angin segar tim balap motor Kabupaten Cirebon. Setidaknya, satu pengalaman berharga kembali didapat salah satu andalannya tersebut. Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) IMI Kabupaten Cirebon, Otong Mulyono mengatakan, Riky telah menunjukkan semangat juang yang luar biasa selama menjalani balapan di Jogjakarta.

“Lihat saja semangatnya. Usianya masih muda dan potensinya memang luar biasa. Dia mampu berprestasi meski masih minim fasilitas balapan di Kabupaten Cirebon,” kata Mulyono.

Mulyono berharap, Pemerintah Kabupaten Cirebon lebih serius pembangunan sirkuit yang rencananya akan dilaksanakan di kawasan Sumber. Dia yakin, setelah memiliki sirkuit balap motor, potensi pembalap di Kabupaten Cirebon akan semakin tergali lagi.

“Saat ini, kalau latihan, kita masih menumpang ke daerah lain yang sudah punya sirkuit. Jadi kurang maksimal. Maka, pembangunan sirkuit di Kabupaten Cirebon dampaknya sangat positif untuk pembinaan. Dan, berdampak luas juga bagi pembinaan generasi muda,” ungkapnya. (ttr)

Content Protection by DMCA.com