oleh

Saat PPDB, Begini Upaya Sekolah Pinggiran Kota Tarik Minat Siswa

-Metropolis-1 views

SEKOLAH di pusat kota tetap menjadi sasaran calon siswa baru. Dari pendaftaran peserta didik baru (PPDB) jalur prestasi, sekolah seperti SMPN 1, tetap banjir peminat.  Di jalur pendafatar prestasi olahraga ada 135 orang yang tertampung diterima, dari jumlah pendaftar sekitar 152 orang.

Sisanya sebanyak 17 siswa, banyak yang menarik pendaftaran karena tidak mau disalurkan ke sekolah yang masih longgar seperti di SMPN 12 dan SMPN 18. Padahal kuota seluruhnya dari SMPN 1 sampai SMPN 18, mencapai 248 siswa.

Nantinya, kursi kosong itu akan masuk menjadi tambahan untuk kuota jalur kompetitif SHUSBN dan jalur zonasi. Dengan lowongnya pendaftar di jalur prestasi, Kepala SMPN 18 Kota Cirebon, Yudi Taryadi berharap sekolah yang dipimpinnya dilirik di jalur zonasi maupun SHUSBN.

Apalagi tahun ini pihaknya membuka 11 rombel. Untuk menarik minat siswa mendaftar, SMPN 18 akan menggratiskan seragam baju batik, dan juga juga memberikan buku dan alat tulis. “Kita juga coba pendekatan ke calon siswa,” ujar Yudi, kepada Radar, belum lama ini.

Untuk mengantisipasi kurangnya minat siswa, pihaknya juga sudah mulai melakukan sosialisasi sebelum PPDB digelar ke berbagai sekolah dasar khususnya di wilayah Pronggol. “Paling penting kita terus tingkatkan mutu pendidikan pendekatan karakter,” tandasnya.

Yudi percaya daya tarik akan muncul bila sudah ada output lulusan yang bagus. Sehingga para orang tua tak segan mendaftarkan anaknya ke SMPN 18. Pihaknya juga melakukan sejumlah kerjasama salah satunya dengan IAI Bunga Bangsa untuk program Tahsin Alquran setiap Senin sampai Kamis.

Namun demikian, pihaknya tetap optimis bisa mencapai target siswa yang telah ditetapkan. Terutama bila melihat kerja keras dan semangat para guru terjun langsung menjemput calon siswa.

Apalagi secara fasilitas, SMPN 18 tidak kalah jauh dibandingkan dengan sekolah lain. Begitu juga dengan kualitasn guru-gurunya. Hanya saja, memang secara geografis SMPN 18 lokasinya tidak strategis.

“Ya kita juga berharap agar PPDB bisa konsisten pada aturan, kalau itu dilakukan tidak ada sekolah negeri di daerah pinggiran yang kekurangan murid,” tutur mantan Guru di SMPN 1 Kota Cirebon itu. (jml)

News Feed