Sandiaga Uno Pulang Kampung, Napak Tilas di Tanah Kelahiran Sang Ibu

Kabupaten Indramayu
1-radar-indramayu-sandi--(4)Sandiaga Uno “dikawal” warga saat tiba di Desa Penganjang, Kecamatan Sindang, kemarin. Di desa itu, ibunda Sandi, Rachimini Rachman (Mien Uno) dilahirkan.FOTO:ADUN SASTRA/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Sandiaga Salahudin Uno pulang kampung. Pulang ke tanah leluhur di Desa Penganjang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Rabu (10/10). Di situlah tanah kelahiran ibu kandung Sandi, Rachimini Rachman atau yang lebih dikenal Mien Uno.

Kedatangan cawapres yang mendampingi Capres Prabowo Subianto ini dilakukan sebagai bentuk napak tilas untuk mengenang asal-usul diri dan keluarganya. Sandi mengaku terharu saat pertama menginjakkan kaki di tanah kelahiran sang ibunda.

Sebagai warga bangsa yang menjunjung adat ketimuran, dirinya tentu tidak akan pernah melupakan sejarah. “Saya sangat terharu bisa mengunjungi tanah kelahiran ibu. Dan kita jangan sekali-kali melupakan sejarah,” katanya.

Saat mengunjungi tanah kelahiran sang ibunda, cawapres yang kerap memberikan pembekalan soal kewirausahaan ini pertama kali singgah di balai desa. Didampingi Kuwu Darsono, Sandi bersilaturahmi di kediaman almarhum Kolonel Subandi, yang merupakan teman sepermainan Mien Uno. “Semoga kedatangan saya kali ini mampu menjalin tali silaturahmi yang selama ini terputus,” ucapnya.

Selanjutnya Sandi menyambangi sebuah lahan yang dahulu merupakan tempat kelahiran sang ibunda. Di lahan seluas 800 meter persegi ini, berdiri sebuah rumah semi permanen ukuran 4 kali 6 meter dengan halaman yang ditanami kacang hijau. “Hingga kini kami belum tahu siapa dan di mana pemilik dari lahan ini. Saya meminta bantuan kepada Pemerintah Desa Penganjang untuk mencari tahu siapa dan keberadaan pemilik tanah saat ini,” katanya.

Lahan bekas tempat kelahiran sang ibu, rencananya akan dibeli kembali oleh Sandi untuk dibangun menjadi balai serbaguna yang dipergunakan bagi kegiatan warga desa setempat. “Semoga balai serbaguna yang akan dibangun, kelak bisa bermanfaat bagi warga Desa Penganjang,” ujar Sandi.

Diceritakan Sandi,  ibundanya Mien Uno dilahirkan di Bumi Wiralodra Indramayu 77 tahun silam. Orang tua Mien Uno yakni Raden Abdullah Rachman dan Siti Koersilah yang merupakan tenaga pengajar di Hollandsch Inlandsche School (HIS), sekolah zaman penjajahan Belanda yang diperuntukkan bagi bumiputera atau sekolah yang disediakan untuk anak-anak dari golongan bangsawan, tokoh-tokoh terkemuka, atau pegawai negeri.

“Ibu saya Mien Uno kemudian bertemu dengan seorang pria keturunan Gorontalo yang kini menjadi pasangan hidupnya, Ir Razif Halik Uno. Dari hasil pernikahannya, dikaruniai dua putra, yakni Indra Cahya Uno dan saya Sandiaga Salahudin Uno. Dan alhamdulillah saya hari ini (Rabu, red) bisa mengunjungi tempat kelahiran ibu,” terangnya.

Selama mengunjungi tanah kelahiran sang ibu, Sandi disambut hangat oleh warga desa setempat. Ratusan warga yang sebagian besar kaum emak-emak, bahkan terlihat histeris dan saling berebut untuk bisa lebih dekat dengan Sandi.

Tidak hanya berjabat tangan, mereka sangat antusias untuk bisa berfoto bersama calon pemimpin mereka. “Alhamdulillah kami bisa foto bareng Cawapres Sandi. Orangnya ganteng dan semoga kelak bisa menjadi pemimpin yang amanah,” ujar Tika (48) warga desa setempat. (dun)