Selesai Menjabat Bupati, Sutrisno Incar Kursi DPR RI

Kabupaten Majalengka
f-p2wkss-opl-advBupati Majalengka Dr H Sutrisno SE MSi bersama istri Hj Imas Indrawati Sutrisno SE MM dan jajaran Muspika Cikijing foto bersama usai menghadiri acara.FOTO:BUDHI HARYANTO/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA-Di penghujung masa jabatannya sebagai Bupati Majalengka, Dr H Sutrisno SE MSi  didampingi istrinya Hj Imas Indrawati Sutrisno SE MM berkesempatan mengadakan kunjungan kerja ke Kecamatan Cikijing, Rabu (12/9).

Plh Camat Cikijing Sahrudin Ssos dalam kesempatan tersebut mengatakan, kunjungan kerja yang dilakukan Bupati Dr H Sutrisno SE MSi ke Kecamatan Cikijing adalah untuk bersilaturahmi dengan seluruh jajaran muspika, para kepala UPTD, kepala desa, pengurus PKK, tokoh masyarakat, agama, ormas, dan masyarakat Kecamatan Cikijing. Selain itu, kata Sahrudin, bupati berpamitan kepada masyarakat Kecamatan Cikijing, karena beliau akan mengakhiri masa jabatannya sebagai bupati Majalengka.

“Kita sebagai warga Kabupaten Majalengka bisa melihat dan bisa merasakan sendiri bagaimana perubahan yang terjadi selama sepuluh tahun selama dalam kepemimpinan Bupati H Sutrisno, pembangunan di Kabupaten Majalengka telah banyak mengalami kemajuan yang sangat pesat,” katanya.

Namun, kata Sahrudin, bupati Sutrisno tetap bersemangat dan ingin berjuang menyuarakan suara rakyat di Senayan. “Beliau akan tampil sebagai seorang calon anggota legeslatif di DPR RI dari PDI Perjuangan di dapil SMS. Tentunya kita semua hanya bisa mendoakan semoga beliau bisa berhasil tampil terpilih dan bisa duduk di gedung DPR RI untuk memperjuangan aspirasi rakyat, serta bisa menarik anggaran dari pusat dibawa ke Kabupaten Majalengka, guna untuk menunjang pembangunan di Kabupaten Majalengka,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati H Sutrisno mengatakan, bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah, dirinya akan segera mengakhiri masa jabatan sebagai Bupati Majalengka yang sudah diemban selama sepuluh tahun kurang tiga bulan.

Walaupun jika dilihat dari masa jabatannya akan berakhir sampai tanggal 12 Desember 2018 mendatang, namun karena dirinya akan hijrah dari jabatan eksekutif ke legislatif, secara otomatis prosesnya akan lebih dipercepat.

Sehingga, masa akhir jabatannya sebagai Bupati Majalengka hanya tinggal dalam hitungan beberapa hari saja. Bersamaan dengan akan berakhir masa jabatannya sebagai bupati Majalengka, istrinya juga sudah memutuskan akan mengundurkan dari dari semua jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka.

Diakuinya, sejak awal menjabat Bupati Majalengka, dirinya sangat menaruh perhatian besar terhadap potensi yang dimiliki oleh Kecamatan Cikijing, karena lokasinya sangat stategis sebagai sentral pusat pertumbuhan perekonomian masyarakat.

“Bahkan menurut saya Kecamatan Cikijing itu  adalah merupakan daerah setiga emas. Sebab, Kecamatan Cikijing itu wilayah perbatasan antara Kabupaten Majalengka dengan Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Ciamis,” katanya.

Sehingga, dirinya bersyukur, walaupun harus melalui proses yang cukup panjang, namun akhirnya apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat Kecamatan Cikijing untuk dapat memiliki bangunan pasar yang representatif bisa terwujud. (iim)