Seniman Pantura Gegesik Galang Dana untuk Korban Puting Beliung di Panguragan

Kabupaten Cirebon
Komunitas Seniman Pantura (Konsep), berjoget dan bernyanyi selama penggalangan dana bagi korban bencana angin puting beliung di Desa Panguragan Kulon. Aksi itu mereka lakukan di depan Balai Desa Gegesik Wetan. FOTO:ADE GUSTIANA/RADAR CIREBONKomunitas Seniman Pantura (Konsep), berjoget dan bernyanyi selama penggalangan dana bagi korban bencana angin puting beliung di Desa Panguragan Kulon. Aksi itu mereka lakukan di depan Balai Desa Gegesik Wetan.FOTO:ADE GUSTIANA/RADAR CIREBON

CIREBON-Banyak cara dilakukan warga untuk membantu sesama. Seperti Komunitas Seniman Pantura (Konsep) wilayah Kecamatan Gegesik, yang menggalang dana untuk korban angin puting beliung Desa Panguragan Kulon, dengan cara bernyanyi dan berjoget diiringi musik dangdut.

Komunitas Seniman Pantura ini melakukan aksinya di depan Balai Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, Rabu (9/1). Setiap pengendara yang melintas, tampak terhibur. Beberapa di antaranya menyisihkan rezekinya. Bahkan salah seorang pengendara yang tidak diketahui namanya, sambil melintas, menaruh amplop dengan isi di dalamnya uang sebesar Rp 1 juta.

Sambil berjoget dan bernyanyi, seniman pantura tersebut dengan semangat terus menyodorkan kardus tempat uang, kepada masing-masing pengendara yang melintas. Tidak hanya di jalan itu, beberapa di antaranya disebar mengunjungi rumah-rumah warga di sekitar lokasi. Dengan sukarela, mereka melakukan aksi tersebut.

Selain seniman dangdut, saat itu, turut gabung seniman lainnya dari Kecamatan Gegesik. Di antaranya seniman Singa Depok, Karawitan, Pedalangan, dan masih banyak yang lainnya. “Kami mengajak orang lain untuk menyisihkan rezekinya membantu korban yang juga saudara-saudara kita, yang terkena bencana angin puting beliung di Panguragan,” ujar Suteja (45), ketua Konsep Koordinator Wilayah Kecamatan Gegesik.

Dalam waktu dekat, dikatakan pria yang akrab disapa Teja ini, pihaknya akan menggelar aksi serupa untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terkena bencana banjir dan longsor di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. “Insya Allah kita akan melakukan kegiatan yang sama untuk korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Dari kegiatan penggalangan dana tersebut, Komunitas Seniman Pantura akan menyerahkan langsung kepada korban yang mengalami musibah. Untuk jenis bantuan yang diberikan, pihaknya terlebih dahulu akan berkoordinasi keperluan apa yang dibutuhkan warga Desa Panguragan Kulon.

“Dari hasil ini, akan kita bicarakan dengan yang membutuhkan di sana. Tapi kemarin sudah ada masukan. Kalau dibelanjakan untuk kebutuhan logistik, kayaknya sudah banyak. Kemungkinan akan kita belikan bahan bangunan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Konsep Kabupaten Cirebon Gunawan (57) mengatakan, aksi penggalangan dana untuk korban di Panguragan Kulon, merupakan kali kedua dilakukan. Sepekan sebelumnya, dilakukan aksi serupa, yang bersumber dari dana swadaya masing-masing anggota Konsep. Besaran uang yang terkumpul saat itu mencapai Rp8,9 juta.

“Semoga dengan terkumpulnya bantuan, dapat meringankan beban masyarakat Desa Panguragan Kulon yang belum lama dilanda musibah. Kami dari Konsep turut merasa prihatin dan berharap masyarakat dapat segera bangkit dari keterpurukan yang dialami sebelumnya,” harap Gunawan. (ade)