Shutdown AS Masuk Minggu Keempat, Bantuan Petani Terhenti

AS-SHUTDOWN
KENA DAMPAK: Petugas Customer Service mengarahkan penumpang di Hartsfield-Jackson International Airport, Atlanta. Shutdown Pemerintah AS membuat petugas keamanan bandara mogok kerja karena tidak digaji. Foto: AP

WASHINGTON – Presiden Donald Trump pada Senin (14/1), menolak seruan Partai Republik untuk membuka kembali sementara lembaga-lembaga pemerintah AS yang ditutup. Pasalnya penutupan sebagian sudah memasuki hari ke-24 atau dalam pekan keempat.

Dalam pidatonya di konvensi Biro Pertanian Amerika di New Orleans, Trump kembali mendesak Kongres untuk memberinya uang, pesawat tak berawak, sensor, dan teknologi lainnya.

Melansir laman CNA, kalangan petani terpukul oleh penutupan sebagian pemerintahan, karena pinjaman federal dan aplikasi bantuan pertanian terhenti dan data pertanian dan tanaman utama telah tertunda.

“Jika Anda ingin membantu petani, buka kembali pemerintah,” kata Pemimpin Senat Demokrat Chuck Schumer dalam sebuah posting di Twitter.

Jumlah petugas keamanan bandara yang tidak masuk kerja terus meningkat sejak awal gangguan. Sebagian besar pekerja Administrasi Keamanan Transportasi diharuskan melapor ke tempat kerja tetapi mereka tidak dibayar karena kurangnya dana.

Juru bicara TSA Michael Bilello, pada hari Senin mengatakan, TSA memiliki tingkat ketidakhadiran yang tidak terjadwal sebesar 7,6 persen secara nasional, dibandingkan dengan tingkat 3,2 persen pada tahun lalu.

“Banyak petugas keamanan yang mencari pekerjaan lain untuk memenuhi kebutuhan,” kata Ketua Keamanan Dalam Negeri DPR Bennie Thompson, dari partai Demokrat.

Dapat diketahui, Demokrat, yang mengendalikan DPR, telah menolak permintaan Trump sebesar USD 5,7 miliar. Pada hari Minggu, Senator Republik Lindsey Graham mendesak Trump membuka kembali pemerintah dalam waktu singkat dalam upaya untuk memulai kembali perundingan. Gagasan yang dipromosikan Demokrat selama berminggu-minggu.

“Itu adalah saran yang dibuat Lindsey tetapi saya menolaknya,” kata Trump kepada wartawan ketika dia meninggalkan Gedung Putih menuju Louisiana.

Penutupan parsial adalah yang terpanjang dalam sejarah AS. Namun, Trump bergerak dari satu ide ke ide lain dalam upaya untuk mengamankan uang untuk membangun tembok yang menurutnya, diperlukan untuk mengamankan Amerika Serikat terhadap imigran dan narkoba ilegal. (der/fin)

Yuk! Baca Juga, Berita Terkaitnya

Terkini Lainnya