Sumanta akan Perkuat Tradisi Islami dan Intelektual di Kampus IAIN Cirebon

Kota Cirebon
SUMANTA-REKTOR-IAIN-SNJ-CIREBONJAGA AKHLAK: Rektor IAIN Syekh Nurjati, Sumanta Hasyim di ruang kerjanya, Kamis (10/1). FOTO: KHOIRUL ANWARUDIN/RADAR CIREBON

CIREBON – Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang baru saja dilantik, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengatakan, akan memperkuat kembali tradisi akhlak islami dan intelektual di lingkungan kampusnya. Harapannya, terwujud masyarakat yang intelektualnya berkembang namun berlandaskan akhlak yang baik.

Hal itu penting mengingat IAIN Syekh Nurjati merupakan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di wilayah Cirebon yang dikenal sebagai kota wali. “Kampus harus menjadi rujukan utama masyarakat untuk mengetahui khazanah keislaman,” ujar Sumanta, kepada Radar Cirebon di ruang kerjanya, Kamis (10/1).

Menurut Sumanta, saat ini beberapa upaya telah dilakukan IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk menjaga tradisi akhlak yang islami. Salah satu upaya yang telah dilakukan yakni dengan membuat surat edaran untuk melakukan salat berjamaah di lingkungan kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

“Itu salah satu contoh upaya mentradisikan akhlak yang islami. Sebelum rapat juga kita baca Alquran dulu,” ungkapnya.

Dia menambahkan, banyak tantangan yang harus dihadapi untuk menjaga tradisi akhlak yang islami. Apalagi, pada era modern ini seseorang dengan mudah untuk mengakses situs- situs negatif yang merusak tradisi akhlak yang islami.

Tidak hanya itu, beberapa paham transnasional yang datang seperti ISIS, Alqaeda, liberalisme dan sebagainya juga dianggap akan merusak harmoni. Karena paham itu mengusung kekerasan dan radikalisme, serta kebebasan yang tidak sesuai dengan semangat moderasi Islam.

“Kita ingin semua di lembaga seperti dosen, karyawan dan mahasiswanya menjaga tradisi akhlak Islam dan intelektual yang dicitrakan melalui sikap dan prilaku islami,” jelasnya. (awr-mg)