oleh

Supendi Optimistis Inbar Jadi Wilayah Maju, Ini Alasannya

INDRAMAYU – Usulan Pemekaran Kabupaten Indramayu segera diajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Rencananya, dokumen persyaratan usulan pembentukan calon daerah persiapan Kabupaten Indramayu Barat (Inbar) bakal diserahkan secara resmi hari Selasa (10/9).

Hal itu terungkap dalam pertemuan Bupati Indramayu Supendi bersama jajaran Panitia Pembentukan Kabupaten Indramayu Barat (PPKIB) di Pendopo Raden Bagus Arya Wiralodra, Senin (9/9).

“Persyaratan sudah lengkap. Sudah saya tanda tangani semua. Besok (Selasa, red) diserahkan ke Pemprov Jabar. Dari Bagian Otda bersama PPKIB nanti yang ke sana,” kata Bupati Supendi.

Dalam pertemuan itu, Supendi menegaskan, dukungan penuh rencana pemekaran daerah yang telah mendapatkan persetujuan bersama dengan DPRD Kabupaten Indramayu. Bahkan, katan Supendi, Pemkab Indramayu terus melakukan pembenahan proses perizinan dan berbagai infrastruktur di wilayah Inbar menyusul bakal masuknya sejumlah investor dari luar negeri.

“Sudah banyak investor yang berniat untuk berinvetasi di wilayah Inbar. Ini peluang yang sangat bagus dan saya yakin Inbar ke depan akan menjadi wilayah yang maju,” terangnya.

Ketua PPKIB Sukamto mengapresiasi upaya Pemkab Indramayu menarik investor ke wilayah Inbar. Sebagai bagian dari elemen masyarakat di Inbar, PPKIB menyatakan dukungan serta siap menyukseskan program pembangunan yang digelontorkan Pemkab Indramayu.

Tentang rencana penyerahan dokumen persyaratan usulan pembentukan calon daerah persiapan Kabupaten Inbar ke Pemprov Jabar, PPKIB siap mengawal. Tuntas di tingkat kabupaten, perjuangan pembentukan calon daerah persiapan Kabupaten Inbar berlanjut ke tingkat Provinsi Jawa Barat.

Karena itu, PPKIB sejak lama telah mendorong Pemkab Indramayu mempercepat kelengkapan persyaratan untuk segera diajukan ke gubernur Jawa Barat.

Setelah persetujuan bersama antara bupati dan DPRD, kata Sukamto, selanjutnya kelengkapan persyaratan diserahkan dan disampaikan ke gubernur untuk kemudian diparipurnakan di DPRD provinsi sebelum akhirnya disampaikan ke pemerintah pusat.

“Jadi tahapannya hasil persetujuan bersama ini disampaikan ke gubernur, lalu ke DPRD provinsi untuk disetujui bersama. Selama proses akan terus kita kawal,” jelasnya.

Sukamto memaparkan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Provonsi Jawa Barat menargetkan pemekaran daerah untuk kabupaten/kota.

Meski terbatasnya kuota, PPKIB optimistis usulan pemekaran Kabupaten Indramayu menjadi prioritas. Pasalnya, secara administrasi persyaratan pemekaran daerah Kabupaten Indramayu hampir tidak ada lagi persoalan.

Masalah di daerah lain yang masih terganjal dukungan dari pemerintah daerah serta DPRD, tidak terjadi di Kabupaten Indramayu. Pihak eksekutif maupun legislatif di Indramayu justru sama-sama berkomitmen agar aspirasi masyarakat soal pemekaran dapat segera terwujud.

Semua pihak berkepentinganpun dilibatkan pada Tim Pemekaran Daerah. Mulai dari DPRD, Asda, Sekretariat DPRD, Inspketur, Bappeda, BKSDM, DPMD, Disdukcapil, DLH, PUPR, PKP2, BKD, Bagian Otda, Bagian Tapem, Bagian Hukum serta PPKIB.

“Daerah lain mungkin baru memulai. Tapi kita sudah berproses sejak tahun 1999 dan sekarang kelengkapan persyaratannya sudah lengkap. Jadi sangat optimis, pemekaran Kabupaten Indramayu menjadi prioritas Pemprov Jabar,” katanya.

Dengan percepatan pengajuan persyaratan pembentukan Kabupaten Inbar hal ini akan menjadi nilai plus karena menjadi bukti keseriusan dari Pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap rencana pemekaran.

“Kami sangat menginginkan usulan pembentukan DOB Kabupaten Inbar ini ada daftar antre pertama. Saya yakin itu menjadi poin atau nilai plus tersendiri betapa kita benar-benar serius,” tandas Sukamto. (kho)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed